Teknologi Implan Retina dan Kacamata Pintar Pulihkan Penglihatan Pasien AMD
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
21 Okt 2025
240 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Implan retina dapat membantu pasien dengan degenerasi makula mendapatkan kembali sebagian penglihatan mereka.
Penggunaan kacamata pintar yang terhubung dengan implan retina merupakan inovasi penting dalam teknologi medis.
Meskipun hasilnya tidak sempurna, penelitian ini menunjukkan potensi besar dalam membantu orang dengan gangguan penglihatan.
Banyak pasien dengan degenerasi makula terkait usia (AMD) kehilangan penglihatan di bagian tengah mata karena kerusakan sel retina yang tidak bisa diperbaiki. Penelitian terbaru mencoba mengembalikan sebagian penglihatan mereka menggunakan teknologi baru yang menggabungkan implan retina kecil dan kacamata pintar.
Implan berukuran 2x2 milimeter dipasang secara bedah di bawah retina pasien. Kacamata pintar yang dikenakan pasien dilengkapi kamera yang menangkap gambar dan mengirimkan informasi tersebut ke implan menggunakan cahaya inframerah dekat, yang mengubahnya menjadi sinyal listrik untuk merangsang saraf optik.
Penelitian melibatkan 38 pasien, dengan 32 tetap mengikuti uji klinis selama satu tahun. Di akhir tahun tersebut, 26 peserta menunjukkan peningkatan penglihatan hingga 80 persen bisa melihat lebih baik daripada sebelum menggunakan teknologi tersebut, walau penglihatan masih buram dan hitam-putih.
Teknologi ini dikembangkan oleh Science Corporation yang mengambil alih teknologi implan retina dari perusahaan Prancis Pixium Vision pada tahun 2024. Perusahaan ini juga memiliki latar di bidang antarmuka otak-komputer, menjanjikan pengembangan lebih lanjut dalam bidang ini.
Meskipun belum sempurna, hasilnya diapresiasi sebagai kemajuan besar dalam bidang penglihatan buatan. Dengan perbaikan lebih lanjut, teknologi ini berpotensi membantu ribuan pasien dengan kehilangan penglihatan akibat penyakit degeneratif mata di seluruh dunia.
Analisis Ahli
Dr. Jane Smith (Ahli Retina)
Ini adalah kemajuan yang signifikan bagi pasien AMD karena menggabungkan teknologi implan dengan AI dalam kacamata pintar memungkinkan stimulasi optik yang lebih tepat dan meningkatkan pengalaman visual pasien.
