Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Air Hujan Jakarta Tercemar Mikroplastik Berbahaya, Ancaman untuk Kesehatan

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (5mo ago) climate-and-environment (5mo ago)
20 Okt 2025
240 dibaca
2 menit
Air Hujan Jakarta Tercemar Mikroplastik Berbahaya, Ancaman untuk Kesehatan

Rangkuman 15 Detik

Mikroplastik kini mencemari air hujan di Jakarta, menunjukkan dampak serius dari polusi plastik.
Aktivitas manusia di perkotaan menjadi penyebab utama peningkatan mikroplastik di atmosfer.
Edukasi publik dan pengelolaan limbah yang lebih baik diperlukan untuk mengurangi polusi mikroplastik.
Penelitian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap bahwa air hujan di Jakarta mengandung partikel mikroplastik yang berasal dari aktivitas manusia di perkotaan. Mikroplastik ini ditemukan dalam setiap sampel air hujan, menandakan bahwa polusi plastik telah mencapai atmosfer di ibu kota. Partikel mikroplastik ini berasal dari berbagai sumber, seperti serat sintetis pakaian, debu kendaraan dan ban, sisa pembakaran sampah plastik, serta plastik yang terdegradasi di ruang terbuka. Rata-rata, ditemukan sekitar 15 partikel mikroplastik per meter persegi per hari di kawasan pesisir Jakarta. Mikroplastik memiliki ukuran yang sangat kecil sehingga mudah terhirup manusia dan dapat masuk ke tubuh melalui air dan makanan. Selain itu, plastik mengandung bahan kimia beracun seperti ftalat dan BPA yang dapat dilepaskan ke lingkungan yang berpotensi membahayakan kesehatan manusia. BRIN menyarankan beberapa langkah untuk mengatasi masalah ini, antara lain memperkuat riset dan pemantauan kualitas udara dan air hujan, memperbaiki pengelolaan limbah plastik, serta mendorong industri tekstil untuk menggunakan sistem filtrasi. Edukasi publik juga dianggap kunci penting untuk menekan polusi mikroplastik. Temuan ini menjadi peringatan bahwa polusi plastik tidak hanya mencemari daratan dan perairan, tetapi juga atmosfer. Oleh karena itu, upaya bersama dan tindakan nyata diperlukan untuk mengurangi pencemaran mikroplastik demi kesehatan masyarakat dan lingkungan yang lebih baik.

Analisis Ahli

Muhammad Reza Cordova
Mikroplastik berasal dari berbagai sumber di perkotaan dan telah memasuki siklus udara sehingga kita perlu memperkuat riset dan pengelolaan limbah yang lebih baik.
Dr. Jane Muncke (Ahli toksikologi plastik dari Food Packaging Forum)
Partikel mikroplastik membawa risiko kesehatan karena bahan kimia aditif dan kemampuannya menyerap polutan berbahaya, yang bisa mengganggu fungsi hormonal dan menyebabkan stres oksidatif.