Oracle Ambil Alih Algoritma TikTok AS dan Gagas Era Baru Cloud & AI
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
23 Sep 2025
49 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Oracle mengambil peran penting dalam mengelola TikTok di AS dan berpotensi mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan ini.
Perubahan kepemimpinan di Oracle dengan dua CEO baru menunjukkan fokus pada inovasi dan strategi baru.
Meskipun dianggap overvalued oleh beberapa analis, ada model DCF yang menunjukkan bahwa saham Oracle mungkin sebenarnya undervalued.
Oracle baru-baru ini menarik perhatian setelah diumumkan akan mengelola algoritma TikTok di Amerika Serikat dan menyediakan dukungan keamanan serta layanan cloud untuk aplikasi tersebut. Peran ini tak hanya penting untuk menjaga TikTok tetap beroperasi di AS, tetapi juga menjadi langkah strategis Oracle dalam keamanan nasional dan transformasi bisnisnya.
Selain peran besar ini, Oracle juga mengumumkan penunjukan dua co-CEO baru, Clay Magouyrk dan Mike Sicilia, yang akan memimpin perusahaan dalam fokus baru pada internet konsumen dan teknologi kecerdasan buatan (AI). Berita ini ikut mendorong saham Oracle naik 6% dan memperkuat tren kenaikan harga saham yang sudah berlangsung selama setahun terakhir.
Meskipun harga saham sudah naik dua kali lipat dalam setahun, ada perbedaan pandangan antara pasar dan beberapa model valuasi. Narasi umum menilai saham Oracle overvalued berdasarkan ekspektasi pendapatan dan laba yang tinggi, sementara model diskonto arus kas (DCF) dari Simply Wall St menilai saham ini berpotensi undervalued.
Oracle tengah bertransformasi menjadi perusahaan teknologi terkemuka yang fokus pada hybrid cloud, AI, dan pelayanan untuk industri yang diatur ketat. Namun perusahaan juga menghadapi risiko besar, seperti tantangan dalam mengembangkan Oracle Cloud Infrastructure (OCI) dan tekanan persaingan dari AWS dan Microsoft yang sudah mapan di pasar cloud.
Investor disarankan mengikuti perkembangan Oracle dengan cermat, memperhatikan peluang pertumbuhan dari transformasi cloud dan AI, namun juga waspada terhadap risiko eksekusi yang bisa mempengaruhi nilai saham di masa mendatang. Melakukan analisa sendiri dan menilai performa perusahaan secara menyeluruh diperlukan untuk pengambilan keputusan investasi yang tepat.
Analisis Ahli
Mary Meeker
Oracle’s shift toward AI and cloud, combined with a national security role, aligns well with future tech trends, but execution risks remain critical.Satya Nadella
Competition in cloud computing is fierce; Oracle's success depends on innovation and meeting enterprise demands efficiently.