Pengadilan Blokir Spyware NSO Group dan Kurangi Denda Besar untuk WhatsApp
Teknologi
Keamanan Siber
19 Okt 2025
202 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
WhatsApp berhasil mendapatkan larangan permanen terhadap NSO Group.
Denda yang harus dibayar NSO Group dikurangi dari lebih dari $167 juta menjadi sekitar $4 juta.
Keputusan ini merupakan hasil dari enam tahun litigasi untuk memastikan akuntabilitas NSO Group.
Meta, pemilik WhatsApp, berhasil mendapatkan perintah pengadilan yang melarang NSO Group, perusahaan intelijen siber asal Israel, menargetkan pengguna WhatsApp dengan spyware mereka. Keputusan ini diambil setelah bertahun-tahun litigasi yang menyangkut pelanggaran privasi pengguna WhatsApp, termasuk aktivis dan jurnalis.
Pada awalnya, juri memutuskan bahwa NSO Group harus membayar denda lebih dari 167 juta dolar AS kepada Meta sebagai akibat dari kampanye penyadapan tahun 2019 yang menimpa lebih dari 1.400 pengguna WhatsApp. Namun, pengadilan menilai bukti yang ada tidak cukup kuat untuk menunjukkan bahwa tindakan NSO sangat kasar atau salah hingga menjustifikasi denda sebesar itu.
Akibatnya, hakim Phyllis Hamilton mengurangi jumlah denda menjadi sekitar 4 juta dolar AS, berdasarkan rasio maksimal hukuman punitif 9 banding 1. Meski demikian, hakim tetap mengeluarkan larangan permanen agar NSO Group tidak lagi menargetkan pengguna WhatsApp di seluruh dunia.
Will Cathcart, Kepala WhatsApp, menganggap keputusan itu sebagai kemenangan besar yang membuktikan tanggung jawab NSO atas penyalahgunaan spyware terhadap anggota masyarakat sipil. Keputusan ini diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih baik bagi pengguna WhatsApp dari tindakan mata-mata digital.
Sementara itu, NSO Group sedang dalam proses diakuisisi oleh investor dari Amerika Serikat, yang mungkin akan mempengaruhi arah perusahaan di masa depan, terutama dalam hal etika penggunaan teknologi dan kepatuhan terhadap hukum.
Analisis Ahli
Bruce Schneier
Kasus ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk regulasi teknologi pengawasan, mengingat dampaknya yang bisa meluas terhadap privasi dan kebebasan sipil.Shoshana Zuboff
Penting untuk melihat bahwa kekuatan korporasi teknologi sering kali melampaui kontrol hukum tradisional, sehingga keputusan pengadilan seperti ini adalah awal dari perjuangan panjang untuk hak digital.
