Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

WhatsApp Menang Gugatan Rp 2,5 Triliun dari Perusahaan Spyware Pegasus

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (10mo ago) cyber-security (10mo ago)
14 Mei 2025
220 dibaca
2 menit
WhatsApp Menang Gugatan Rp 2,5 Triliun dari Perusahaan Spyware Pegasus

Rangkuman 15 Detik

WhatsApp berhasil menggugat NSO Group dan mendapatkan ganti rugi yang signifikan.
Serangan spyware dapat dilakukan tanpa interaksi target, menunjukkan kerentanan dalam aplikasi komunikasi.
Keadaan keuangan NSO Group sangat kritis, dengan kerugian besar dan saldo bank yang rendah.
WhatsApp memenangkan gugatan besar terhadap NSO Group setelah juri memutuskan spyware maker ini harus membayar lebih dari Rp 2.79 triliun ($167 juta) karena meretas pengguna WhatsApp dengan spyware Pegasus. Kasus ini berlangsung selama lebih dari lima tahun setelah dugaan peretasan terhadap lebih dari 1.400 pengguna WhatsApp menggunakan celah di fitur panggilan audio. Serangan yang digunakan NSO Group adalah serangan zero-click, artinya korban tidak perlu melakukan apapun agar spyware terpasang. NSO menggunakan sebuah sistem khusus yang meniru pesan WhatsApp asli untuk mengirim spyware tersebut hanya dengan mengetahui nomor telepon target. Terungkap juga bahwa NSO pernah menguji serangan pada nomor telepon Amerika atas permintaan FBI, meskipun spyware tersebut tidak digunakan lebih lanjut oleh lembaga tersebut. Selain itu, NSO memiliki pelanggan pemerintah dari negara-negara seperti Mexico, Saudi Arabia, dan Uzbekistan yang menggunakan spyware mereka untuk mengumpulkan intelijen. NSO Group sendiri mengalami kesulitan finansial dan menghabiskan banyak biaya untuk riset serta membayar karyawannya yang jumlahnya mencapai ratusan orang. Meskipun sedang menghadapi gugatan hukum, NSO tetap melanjutkan serangan terhadap pengguna WhatsApp selama periode pengadilan. Keputusan ini menjadi kemenangan hukum penting bagi WhatsApp dan memperlihatkan bagaimana spyware canggih seperti Pegasus bekerja serta menimbulkan isu besar terkait privasi dan keamanan digital di dunia modern.

Analisis Ahli

Bruce Schneier
Keputusan hukuman ini merupakan langkah penting dalam mengendalikan penyalahgunaan spyware, namun ancaman digital oleh entitas negara dan perusahaan swasta tetap memerlukan regulasi dan pengawasan yang jauh lebih ketat.
Eva Galperin
Kasus ini menyoroti ancaman yang sangat nyata dari pengawasan dan pelanggaran privasi menggunakan spyware komersial, dan menegaskan kebutuhan mendesak untuk transparansi dan akuntabilitas terhadap perusahaan pembuat spyware.