Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Wallet Bitcoin LuBian Bergerak Lagi, Pemerintah AS Siap Sita Rp 14,4 T

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
15 Okt 2025
64 dibaca
2 menit
Wallet Bitcoin LuBian Bergerak Lagi, Pemerintah AS Siap Sita Rp 14,4 T

Rangkuman 15 Detik

Wallet LuBian yang terhack memindahkan Bitcoin senilai $1,1 miliar.
Departemen Kehakiman AS sedang menyita Bitcoin yang dicuri dari LuBian.
Ada ketidakpastian apakah pemindahan Bitcoin merupakan upaya likuidasi atau keamanan.
Sebuah wallet Bitcoin yang terkait dengan LuBian, salah satu kelompok penambangan Bitcoin besar yang diretas pada Desember 2020, akhirnya bergerak setelah tiga tahun tidak aktif. Wallet ini memindahkan sekitar 9.757 BTC senilai 1,1 miliar dolar AS ke dua alamat Bitcoin baru. Analitik dari Peckshield dan Lookonchain melaporkan pergerakan besar ini, namun belum jelas apakah langkah ini bertujuan untuk menjual Bitcoin tersebut atau sekadar memindahkannya ke dompet baru demi alasan keamanan atau kebutuhan operasi. Berita ini muncul bersamaan dengan laporan bahwa pemerintah Amerika Serikat tengah berusaha untuk menyita Bitcoin yang dicuri yaitu sebanyak 127.271 BTC dengan nilai sekitar 14,4 miliar dolar AS. Hal ini terkait kasus operasi penipuan kerja paksa yang dijalankan oleh Prince Group di Kamboja. Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada Selasa mengumumkan penyitaan senilai 15 miliar dolar AS dari aset digital milik Prince Group, yang menurut firma forensik Elliptic merupakan aset pencurian dari LuBian pada tahun 2020. Hal ini menandai aksi hukum besar terhadap kejahatan kripto dan penipuan kerja paksa. Situasi ini menunjukkan adanya usaha pemerintah AS untuk menindak tegas kejahatan berbasis aset kripto dan mengembalikan dana curian ke tangan yang benar. Sementara itu, pergerakan wallet LuBian yang dorman bertahun-tahun memperlihatkan dinamika baru dalam aset digital ini.

Analisis Ahli

Andreas Antonopoulos
Pergerakan Bitcoin besar setelah lama diam biasanya menunjukkan keputusan penting dari pemilik. Hal ini bisa menandakan perubahan sikap terhadap nilai dan keamanan koin tersebut.
Nic Carter
Kasus LuBian ini menggambarkan kompleksitas penanganan aset kripto hasil kejahatan, yang sering kali melibatkan perpindahan ke berbagai wallet untuk menyulitkan pelacakan.