Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dompet Bitcoin Lama Gerakkan 2.000 BTC, Apakah Whale Siap Jual?

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
16 Okt 2025
205 dibaca
2 menit
Dompet Bitcoin Lama Gerakkan 2.000 BTC, Apakah Whale Siap Jual?

Rangkuman 15 Detik

Dompet Bitcoin yang tidak aktif dapat mempengaruhi sentimen pasar saat dipindahkan.
Penggunaan dompet SegWit menunjukkan peningkatan efisiensi dan keamanan bagi pemegang Bitcoin jangka panjang.
Pasar cryptocurrency masih dalam kondisi rentan, dipengaruhi oleh faktor makroekonomi.
Sebuah dompet Bitcoin yang sudah lama tidak aktif tiba-tiba memindahkan 2.000 BTC senilai sekitar 222 juta dolar AS ke 51 alamat baru. Pergerakan ini menarik perhatian karena dompet yang bergerak biasanya milik pengadopsi awal atau penambang Bitcoin yang sering disebut sebagai Bitcoin OGs. Data blockchain menunjukkan bitcoin dibagi ke dalam 50 alamat baru dengan masing-masing menerima sekitar 37,5 BTC, dan satu alamat menerima 121 BTC. Transaksi ini tercatat pada block height 919298 dengan biaya sangat rendah, yaitu kurang dari 6 dolar AS. Meskipun sejumlah besar BTC dipindahkan, data tidak menunjukkan bahwa dana ini dikirim ke bursa perdagangan, sehingga menandakan tidak ada niat langsung untuk menjual. Pemindahan diduga sebagai langkah pengelolaan internal seperti keamanan atau pembaruan sistem dompet ke format SegWit. Harga Bitcoin tetap stabil di kisaran 111.400 dolar AS, turun 1%, walaupun seminggu sebelumnya terjadi likuidasi besar-besaran senilai 19 miliar dolar yang menghapus posisi leverage berlebih. Kondisi ini menunjukkan permintaan struktural untuk Bitcoin masih kuat. Sentimen di pasar derivatif tetap bearish dengan adanya posisi short besar dari beberapa trader profesional, menandakan kehati-hatian menjelang perkembangan makroekonomi seperti kebijakan Federal Reserve dan hubungan dagang antara AS dan China yang akan mempengaruhi volatilitas pasar selanjutnya.

Analisis Ahli

Doug Colkitt
Ada banyak leverage dalam sistem crypto saat ini, dan seperti kejadian pada Mei 2021, akumulasi leverage ini kerap berakhir dengan flush besar.