Dompet Bitcoin Raksasa Terkait BTC-e Gerakkan Rp 10 Triliun, Apa Implikasinya?
Finansial
Mata Uang Kripto
18 Okt 2025
14 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Transfer besar Bitcoin oleh Bilyuchenko menunjukkan potensi aktivitas ilegal di dunia cryptocurrency.
Keterkaitan Bilyuchenko dengan FSB menyoroti isu keamanan nasional dalam konteks cryptocurrency.
Pasar cryptocurrency saat ini sedang mengalami tekanan jual yang signifikan yang dipicu oleh likuidasi besar.
Dompet Bitcoin yang sudah lama tidak digunakan selama tiga tahun tiba-tiba memindahkan hampir seluruh saldo sebesar 6.500 BTC atau senilai 694 juta dolar AS pada tanggal 17 Oktober. Data blockchain menunjukkan bahwa dompet ini terkait dengan Alexander Bilyuchenko, yang merupakan salah satu pendiri bursa kripto BTC-e yang sudah ditutup oleh otoritas AS.
BTC-e pernah dikenal sebagai bursa yang terlibat dalam pencucian uang bagi para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia. Pemerintah Amerika Serikat menutup platform ini pada 2017 setelah membongkar skandal besar. Bilyuchenko sendiri masuk daftar pencarian US Secret Service karena perannya dalam operasi ilegal tersebut.
Dikenal juga dengan alias Ivanov, Bilyuchenko diduga membantu mencuci setidaknya 647.000 Bitcoin yang dicuri dalam peretasan Mt. Gox, salah satu skandal terbesar di dunia kripto. Mitranya, Alexander Vinnik, yang juga berperan penting di BTC-e, baru saja dibebaskan dari tahanan AS dalam pertukaran tahanan yang melibatkan Rusia pada awal tahun 2025.
Pergerakan dana ini terjadi dalam situasi pasar kripto yang sedang bearish. Bitcoin mengalami penurunan harga tajam hingga ke level sekitar 105.000 dolar AS, menyusul likuidasi besar-besaran senilai lebih dari 1 miliar dolar selama 24 jam terakhir, yang semakin memperkuat tekanan jual di pasar.
Selain itu, ada laporan yang menunjukkan keterkaitan Bilyuchenko dengan badan intelijen Rusia, FSB. Ia pernah dipaksa untuk memindahkan dana kripto senilai 450 juta dolar ke akun milik FSB melalui bursa penerus BTC-e, WEX. Peristiwa ini membuat pergerakan dana senilai hampir 700 juta dolar ini menjadi sangat penting dari sisi regulasi dan keamanan dunia kripto.
Analisis Ahli
Andreas Antonopoulos
Pergerakan aset kripto yang besar biasanya memperlihatkan adanya shift besar dalam strategi pemilik dana, yang dapat menimbulkan konsekuensi besar bagi pasar dan kepercayaan investor.Caitlin Long
Kasus seperti BTC-e menyoroti kebutuhan mendesak akan pengawasan lebih baik dan regulasi yang jelas untuk mencegah penyalahgunaan teknologi blockchain dalam aktivitas ilegal.