Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Karya Klasik Kalligrafi Wang Xianzhi Direstorasi Penuh Melalui AI

Teknologi
Kecerdasan Buatan
SCMP SCMP
14 Okt 2025
155 dibaca
2 menit
Karya Klasik Kalligrafi Wang Xianzhi Direstorasi Penuh Melalui AI

Rangkuman 15 Detik

Teknologi AI dapat digunakan untuk merestorasi karya seni bersejarah.
Peking University menunjukkan inisiatif dalam menggabungkan budaya tradisional dengan teknologi modern.
Karya Wang Xianzhi terus mendapatkan perhatian dan penghargaan dalam konteks seni dan budaya Tiongkok.
Sebuah karya seni kalligrafi bersejarah berjudul Rhapsody on the Luo River Goddess yang dibuat oleh Wang Xianzhi pada abad ke-4 kini berhasil dihidupkan kembali menggunakan kecanggihan teknologi AI. Karya ini dikenal sebagai salah satu mahakarya kalligrafi yang sedihnya mengalami kerusakan signifikan selama berabad-abad. Karena hanya tersisa sekitar seperempat dari keseluruhan teks asli, para peneliti di Peking University mengambil tantangan untuk merekonstruksi bagian yang hilang tersebut dengan bantuan teknologi mutakhir. Mereka menggunakan karakter yang masih ada untuk mengidentifikasi gaya dan ciri khas kalligrafi Wang Xianzhi. Tim dari China Typography Design and Research Centre mencampur keterampilan tradisional desain huruf dengan teknologi AI untuk membuat karakter-karakter baru yang menyerupai aslinya berdasarkan analisis mendalam. Dengan pendekatan ini, seluruh teks sebanyak 919 karakter berhasil direproduksi secara digital lengkap dalam bentuk gulungan. Proyek ini menunjukkan betapa teknologi modern seperti AI dapat memberi kehidupan baru pada karya seni budaya klasik yang mulai terlupakan dan rusak. Ini juga membuktikan bahwa perpaduan antara tradisi dan teknologi dapat menciptakan cara baru dalam melestarikan serta mengapresiasi kebudayaan kuno. Selain memberikan hiburan estetis, hasil karya ini juga menjadi pelajaran sejarah dan budaya untuk generasi saat ini dan mendatang. Kesuksesan proyek ini membuka jalan bagi penerapan AI dalam bidang seni dan budaya tradisional lainnya.

Analisis Ahli

Ai Weiwei
Pemanfaatan teknologi seperti AI dalam seni dapat membuka pintu baru dalam pengembangan ekspresi artistik serta pelestarian budaya, terpenting adalah menjaga keseimbangan antara inovasi dan keaslian.
Fei-Fei Li
AI memiliki potensi luar biasa dalam merekonstruksi dan melestarikan warisan budaya, terutama ketika didukung oleh data dan analisis yang tepat seperti dalam proyek ini.