Tuduhan Manipulasi Binance di Balik Crash Pasar Kripto Oktober 2025
Finansial
Mata Uang Kripto
14 Okt 2025
94 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Tuduhan terhadap Binance menunjukkan ketidakpercayaan di antara beberapa analis crypto.
Keterlibatan Wintermute dalam pasar menunjukkan bagaimana likuiditas dapat mempengaruhi pergerakan harga.
Reaksi pasar terhadap pernyataan politik dapat memiliki dampak signifikan terhadap cryptocurrency.
Pada tanggal 10 Oktober 2025, pasar kripto mengalami penurunan tajam yang menyebabkan lebih dari 19 miliar dolar posisi leverage terhapus hanya dalam satu hari. Kejadian ini awalnya dipicu oleh ancaman tarif dari Presiden AS Donald Trump terhadap China, yang memicu ketidakstabilan pasar secara global.
Namun, seorang analis kripto populer dengan nama pengguna @MerlijnTrader menuduh bahwa bursa kripto terbesar di dunia, Binance, bukan hanya menjadi saksi, tetapi justru sengaja mengatur kejatuhan pasar tersebut. Ia menyatakan bahwa 700 juta dolar aset, sebagian besar Bitcoin, dipindahkan ke Binance sebelum pasar mulai anjlok.
Lebih lanjut, sistem Binance mengalami gangguan saat crash terjadi, dimana tombol dan order otomatis tidak berfungsi dengan baik, tetapi likuidasi tetap berjalan dengan sempurna. Hal ini menimbulkan kecurigaan adanya rekayasa proses likuidasi yang menguntungkan pemegang posisi tertentu.
Jeffrey Yan, salah satu pendiri bursa terdesentralisasi Hyperliquid, juga menyampaikan bahwa data likuidasi di Binance sangat mungkin tidak akurat dan kurang dilaporkan, sementara platform onchain mencatat semua posisi dengan transparan. Ini memperkuat kecurigaan terhadap praktik tidak transparan di bursa terpusat besar.
Meski demikian, Binance menegaskan bahwa mereka mengalami tekanan teknis sementara dan telah memulihkan layanan. Di sisi lain, nilai BNB, token utama Binance, justru mencapai rekor harga tertingginya baru-baru ini, diikuti rencana pembentukan treasury BNB yang melibatkan bank investasi di Beijing.
Analisis Ahli
Jeffrey Yan
Likuidasi di bursa terpusat seperti Binance sangat mungkin direkayasa atau kurang dilaporkan dengan benar, berbeda dengan likuidasi pada platform onchain yang transparan dan dapat diaudit langsung.Changpeng Zhao
Binance berupaya melindungi pengguna dan menampilkan bukti bahwa dalam beberapa kasus likuidasi di platformnya lebih rendah dibandingkan kompetitor, menunjukkan stabilitas yang relatif lebih baik.