Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Binance Kompensasi Kerugian Sistem Usai Likuidasi Besar Pasar Kripto

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (6mo ago) cryptocurrency (6mo ago)
12 Okt 2025
22 dibaca
2 menit
Binance Kompensasi Kerugian Sistem Usai Likuidasi Besar Pasar Kripto

Rangkuman 15 Detik

Binance berkomitmen untuk mengkompensasi kerugian pengguna akibat kegagalan sistem selama likuidasi pasar.
Peristiwa likuidasi dipicu oleh ancaman tarif dari Donald Trump, yang menciptakan kepanikan di pasar.
Platform DeFi menunjukkan ketahanan yang lebih baik dibandingkan dengan bursa terpusat selama situasi pasar yang tidak stabil.
Binance mengalami gangguan teknis saat pasar kripto dilanda penurunan besar setelah ancaman tarif dari Presiden AS Donald Trump yang memicu kepanikan jual besar-besaran. Akibat hal ini, lebih dari 19 miliar dolar posisi leverage dilikuidasi dan banyak pengguna yang tidak bisa menutup posisi mereka akibat keterlambatan transaksi. Binance telah mengumumkan akan mengganti kerugian pengguna yang terbukti secara sistem teknis mengalami kegagalan transaksi, namun kerugian akibat volatilitas pasar atau profit yang tidak terealisasi tidak akan diganti. Binance juga mendorong pengguna yang terdampak untuk mengajukan klaim ke layanan pelanggan. Sementara itu, platform DeFi seperti Uniswap dan Aave menangani aktivitas perdagangan yang tinggi tanpa mengalami gangguan sama sekali. Uniswap mencatat volume perdagangan harian sebesar 10 miliar dolar, dan Aave menyelesaikan likuidasi besar tanpa masalah, menunjukkan ketahanan sistem terdesentralisasi. Lebih dari 1,6 juta trader dilikuidasi dalam waktu 24 jam, termasuk 7 miliar dolar dalam satu jam. Ini menjadi salah satu peristiwa likuidasi terbesar dalam sejarah kripto yang mengguncang pasar dan memicu ketidakstabilan harga Bitcoin yang sempat turun tajam sebelum pulih. Binance berkomitmen memperkuat sistem internalnya agar mampu menangani lonjakan aktivitas tinggi di masa depan dan mencegah masalah teknis serupa terjadi lagi. Situasi ini juga menyoroti perbedaan antara bursa terpusat dan terdesentralisasi dalam hal pengelolaan risiko dan ketahanan teknologi.

Analisis Ahli

Michael Bentley
DeFi mampu beroperasi tanpa hambatan karena didukung oleh kode dan pasar bebas tanpa intervensi, membuktikan keunggulan teknologi terdesentralisasi dibandingkan bursa terpusat.