Kekacauan Pasar Kripto Setelah Ancaman Tarif AS, DeFi Kembali Menjadi Penyelamat
Finansial
Mata Uang Kripto
12 Okt 2025
197 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Pasar crypto mengalami likuidasi besar-besaran akibat ancaman tarif dari AS.
Bursa terdesentralisasi seperti Uniswap dan Aave menunjukkan ketahanan selama periode volatilitas tinggi.
Binance mengakui gangguan di platform mereka dan menawarkan kompensasi untuk pengguna yang terdampak.
Dunia kripto diguncang hebat setelah Presiden AS Donald Trump mengancam tarif 100% pada China dan pembatasan ekspor software. Pengumuman ini membuat pasar yang sudah tegang menjadi semakin kacau dengan aksi jual besar-besaran yang menghapus banyak posisi leverage.
Dalam waktu 24 jam saja, lebih dari 1,6 juta trader mengalami likuidasi dengan total kerugian mencapai 19 miliar dolar AS. Harga Bitcoin yang sebelumnya berada di angka 125 ribu dolar sempat jatuh hingga di bawah 105 ribu dolar sebelum akhirnya pulih sedikit ke harga 112 ribu dolar.
Beberapa bursa terpusat seperti Binance melaporkan gangguan sistem akibat lonjakan transaksi yang besar sehingga banyak trader kesulitan menutup posisi mereka. Binance pun berjanji akan mengevaluasi dan mengganti kerugian yang muncul akibat gangguan teknis dari pihak mereka.
Sebaliknya, protokol keuangan terdesentralisasi atau DeFi mampu menangani lonjakan transaksi dengan lancar tanpa adanya kerusakan sistem. Uniswap mencatat volume transaksi harian tertingginya hingga 10 miliar dolar, sementara Aave mengalami likuidasi besar tetapi tetap stabil.
Meskipun likuidasi di DeFi hanya sebagian kecil dari total kerugian pasar, kejadian ini menjadi bukti bahwa sistem terdesentralisasi mampu menghadapi tekanan pasar yang ekstrim dengan lebih baik dibandingkan bursa terpusat.
Analisis Ahli
Stani Kulechov
Stress test terbesar dalam sejarah protokol Aave membuktikan robustnya infrastruktur DeFi untuk menangani fluktuasi pasar yang ekstrim tanpa kegagalan.Michael Bentley
DeFi menunjukkan keunggulan mekanisme pasar bebas dan kode otomatis dibandingkan centralised exchange yang rentan pada gangguan sistem dan intervensi.