China Atasi Hambatan Chip dan Perketat Kontrol Ekspor Bahan Tema Perang Teknologi
Finansial
Kebijakan Fiskal
10 Okt 2025
203 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Industri semikonduktor Tiongkok telah mengatasi hambatan teknis yang sebelumnya ada.
Kebijakan baru mengenai kontrol ekspor tanah jarang menunjukkan kekuatan Tiongkok dalam bidang teknologi.
Tiongkok berpotensi memperluas kontrol ekspor tidak hanya pada bahan mentah, tetapi juga pada peralatan chip.
China baru saja mengumumkan aturan kontrol ekspor baru yang bertujuan mengatur ekspor bahan tanah jarang yang sangat penting untuk memproduksi chip canggih dan aplikasi kecerdasan buatan militer. Hal ini merupakan strategi baru yang menunjukkan China mulai memainkan peran kunci dalam industri semikonduktor global.
Seorang pengamat industri ternama dari China, Xiang Ligang, mengungkapkan betapa cepatnya kemajuan yang telah dicapai China dalam mengatasi hambatan teknologi semikonduktor, yang sebelumnya dianggap sulit. Ia menyebut bahwa penelitian dan pengembangan teknologi chip di China kini sudah berhasil diselesaikan.
Xiang juga menyoroti bahwa China tidak takut akan efek negatif pada perusahaan asing yang bergantung pada bahan tanah jarang dari China, terutama yang memproduksi sistem litografi canggih. Ini menunjukkan tingkat kepercayaan diri China dalam melindungi kepentingannya di pasar global chip.
China telah mengembangkan peralatan semikonduktor kelas dunia dalam waktu singkat, hingga mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan global lainnya. Langkah ke depan menurut Xiang adalah memperluas kapasitas produksi dan menerapkan aturan ekspor yang lebih ketat terhadap peralatan chip, yang berpotensi menargetkan Amerika Serikat.
Strategi ini diprediksi akan memperkuat posisi China dalam perang teknologi dengan AS, dengan fokus pada pengendalian sumber daya penting dan teknologi chip. Kontrol ekspor ini akan menjadi alat penting untuk menjaga dominasi dan menghalangi kemajuan rivalnya.
Analisis Ahli
Xiang Ligang
China sudah menyelesaikan masalah R&D dalam chip dan kini fokus pada ekspansi produksi, serta akan memperketat kontrol ekspor alat chip untuk mengekang AS.

