AI summary
China memiliki kontrol yang signifikan atas pasokan bahan langka yang penting untuk teknologi. AS berusaha untuk memperlambat kemajuan teknologi China melalui kebijakan perdagangan. Terdapat hubungan erat antara kecerdasan buatan dan akses terhadap bahan langka dalam konteks persaingan global. Ketegangan antara Amerika Serikat dan China semakin memanas setelah Amerika menerapkan tarif dan pembatasan ekspor untuk membatasi kemajuan kecerdasan buatan di China. Sebagai balasan, China menggunakan kekuatannya dalam pasokan mineral langka, sebuah komoditas yang sangat vital untuk berbagai teknologi canggih dan pertahanan.Mineral langka adalah bahan penting untuk berbagai produk modern seperti elektronik, kendaraan listrik, turbin angin, dan sistem pertahanan militer. China menguasai sekitar setengah dari cadangan dunia dan sebagian besar kapasitas pemurnian mineral langka, membuatnya menjadi pemain kunci di pasar global.Menurut data dari US Geological Survey, antara tahun 2020 hingga 2023, Amerika Serikat sangat bergantung pada impor mineral langka dari China, sekitar 70 persen dari total kebutuhan mereka. Ketergantungan ini menunjukkan risiko besar bagi keamanan teknologi dan pertahanan AS.Seiring dengan meningkatnya tarif AS, China mengumumkan pembatasan ekspor untuk tujuh elemen mineral langka dan magnet yang sangat dibutuhkan. Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk mempertahankan posisinya dalam persaingan teknologi dan geopolitik dengan Amerika Serikat.Estimasi dari AS menyebutkan bahwa hampir 78 persen sistem senjata Pentagon dapat terpengaruh jika akses ke mineral langka dibatasi. Hal ini menunjukkan pentingnya mineral langka dalam keamanan nasional dan perlunya AS untuk mencari solusi dalam mengurangi ketergantungan pada sumber daya dari China.
China secara strategis memanfaatkan keunggulan sumber daya mineral langka yang sulit digantikan, sehingga menantang dominasi teknologi AS. Jika AS tidak segera melakukan investasi besar dalam pengembangan sumber daya alternatif dan rantai pasok domestik, posisinya di bidang teknologi dan pertahanan bisa melemah secara signifikan.