Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Dominasi Mineral Langka China Hadapi Strategi AS Dalam Persaingan Teknologi

Bisnis
Ekonomi Makro
SCMP SCMP
07 Agt 2025
230 dibaca
2 menit
Dominasi Mineral Langka China Hadapi Strategi AS Dalam Persaingan Teknologi

Rangkuman 15 Detik

China memiliki kontrol yang signifikan atas pasokan bahan langka yang penting untuk teknologi.
AS berusaha untuk memperlambat kemajuan teknologi China melalui kebijakan perdagangan.
Terdapat hubungan erat antara kecerdasan buatan dan akses terhadap bahan langka dalam konteks persaingan global.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan China semakin memanas setelah Amerika menerapkan tarif dan pembatasan ekspor untuk membatasi kemajuan kecerdasan buatan di China. Sebagai balasan, China menggunakan kekuatannya dalam pasokan mineral langka, sebuah komoditas yang sangat vital untuk berbagai teknologi canggih dan pertahanan. Mineral langka adalah bahan penting untuk berbagai produk modern seperti elektronik, kendaraan listrik, turbin angin, dan sistem pertahanan militer. China menguasai sekitar setengah dari cadangan dunia dan sebagian besar kapasitas pemurnian mineral langka, membuatnya menjadi pemain kunci di pasar global. Menurut data dari US Geological Survey, antara tahun 2020 hingga 2023, Amerika Serikat sangat bergantung pada impor mineral langka dari China, sekitar 70 persen dari total kebutuhan mereka. Ketergantungan ini menunjukkan risiko besar bagi keamanan teknologi dan pertahanan AS. Seiring dengan meningkatnya tarif AS, China mengumumkan pembatasan ekspor untuk tujuh elemen mineral langka dan magnet yang sangat dibutuhkan. Kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk mempertahankan posisinya dalam persaingan teknologi dan geopolitik dengan Amerika Serikat. Estimasi dari AS menyebutkan bahwa hampir 78 persen sistem senjata Pentagon dapat terpengaruh jika akses ke mineral langka dibatasi. Hal ini menunjukkan pentingnya mineral langka dalam keamanan nasional dan perlunya AS untuk mencari solusi dalam mengurangi ketergantungan pada sumber daya dari China.

Analisis Ahli

Dr. Amanda Lee (Ahli Geopolitik dan Sumber Daya Mineral)
Dominasi China dalam pasokan mineral langka memberi mereka alat leverage yang sangat kuat dalam persaingan teknologi global. AS perlu merespon dengan kebijakan yang lebih agresif untuk memperkuat rantai pasok kritis agar tidak terus bergantung pada pihak lain.