Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Super.money Gandeng Juspay Percepat Ekspansi Pembayaran Langsung ke Konsumen

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
TechCrunch TechCrunch
10 Okt 2025
142 dibaca
2 menit
Super.money Gandeng Juspay Percepat Ekspansi Pembayaran Langsung ke Konsumen

Rangkuman 15 Detik

Super.money berusaha untuk membangun identitas mandiri di ekosistem e-commerce.
Kemitraan dengan Juspay memungkinkan Super.money untuk mempercepat integrasi D2C tanpa membangun infrastruktur pembayaran dari awal.
Super.money menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di pasar UPI dan kartu kredit yang dijamin.
Super.money adalah platform keuangan yang dipisahkan dari Flipkart pada tahun lalu dan kini sedang memperluas layanannya dengan meluncurkan produk checkout langsung ke konsumen, Super.money Breeze. Produk ini memberikan pengalaman pembayaran satu klik tanpa perlu memasukkan OTP atau melakukan login berulang, sehingga mempermudah pembelian online. Juspay, perusahaan infrastruktur pembayaran yang pernah menghadapi kendala kehilangan klien besar, menjadi mitra teknologi pembayaran untuk produk baru Super.money. Kemitraan ini sangat penting bagi kedua perusahaan: Super.money untuk memperluas jangkauan dan Juspay untuk membangun kembali ekosistem bisnisnya. Super.money telah menjadi salah satu aplikasi UPI teratas di India dengan lebih dari 200 juta transaksi per bulan dan menguasai 10% pangsa pasar kartu kredit secured. Mereka terus menambah jumlah kartu yang diterbitkan setiap bulan dan berencana untuk memperluas layanan kredit pribadi dengan bekerja sama dengan bank swasta. Walaupun Super.money saat ini masih mengandalkan distribusi dari Flipkart dan menjalankan operasi dengan tim yang relatif kecil, perusahaan ini berambisi untuk menjadi fintech mandiri yang dikenal luas di ekosistem e-commerce dan juga di luar Flipkart. Mereka juga sedang mencari pendanaan eksternal dengan valuasi sekitar Rp 16.70 triliun ($1 miliar) . Super.money menargetkan pendapatan tahunan sekitar Rp 501.00 miliar ($30 juta) pada akhir 2025 dan berencana meningkatkannya hingga mencapai Rp 1.67 triliun ($100 juta) pada 2026 melalui pengembangan produk kartu kredit, pinjaman pribadi, serta layanan checkout D2C. Keberhasilan mereka akan sangat dipengaruhi oleh kemampuan bersaing dengan pemain fintech besar seperti PhonePe, Google Pay, dan Razorpay.

Analisis Ahli

Nandan Nilekani
Langkah Super.money menggandeng Juspay untuk memperkuat infrastruktur pembayaran mencerminkan kebutuhan fintech India untuk fleksibilitas dan kemitraan dalam menghadapi dominasi pemain besar. Inovasi serta eksekusi yang tepat akan menjadi kunci sukses mereka.
Padmasree Warrior
Integrasi cepat Super.money dengan solusi one-click checkout adalah contoh bagaimana startup fintech harus beradaptasi dan memanfaatkan kemitraan strategis guna mempercepat penetrasi pasar dan monetisasi.
V. Sakthi Kumar
Pasar pembayaran digital India sangat dinamis dan kompetitif, dan keputusan Super.money memperluas layanan kredit secured kartu adalah langkah tepat untuk monetisasi jangka panjang.