AI summary
Harga XRP mengalami penurunan akibat likuidasi di pasar yang lebih luas. Ada cluster leverage bullish di sekitar $2.7 yang menunjukkan niat untuk mempertahankan harga. Pola double-bottom yang berkembang dapat menunjukkan potensi pembalikan bullish jika harga menembus $3.1. Pada 9 Oktober, harga Ripple (XRP) terjun turun sebesar 3%, mencapai posisi rendah $2,78 akibat koreksi pasar yang lebih luas. Penurunan ini juga dipicu oleh aksi jual Bitcoin yang memicu likuidasi berantai, merugikan banyak cryptocurrency lainnya. XRP pun jatuh di bawah level psikologis penting yaitu $3.Meskipun harga turun, data dari bursa derivatif menunjukkan bahwa pelaku pasar yang memegang posisi beli (bulls) secara agresif menutup posisi mereka untuk mencegah kerugian lebih besar. Saat ini, trader short mendominasi aktivitas XRP dengan kontrak terbuka sebesar $146 juta, sementara longs sekitar $95 juta.Namun ada konsentrasi leveraged long yang cukup besar sekitar $55 juta di level $2,7. Ini menandakan ada niat kuat dari trader untuk mempertahankan level harga tersebut agar tidak terjadi penurunan lebih dalam. Ini penting karena menunjukkan benteng pertahanan psikologis yang signifikan.Secara teknikal, XRP tampaknya sedang membentuk pola double bottom antara harga $2,6 dan $2,8, pola yang biasanya menandakan sinyal pembalikan tren ke arah bullish. Target resistance penting ada di level $3,1 yang juga bertepatan dengan moving average 20 hari dan garis tengah Bollinger Bands.Indikator momentum seperti RSI menunjukkan kondisi hampir jenuh jual, yang biasanya mengindikasikan potensi rebound harga jangka pendek. Bila dukungan di $2,7 ini kuat, harga XRP berpotensi naik kembali ke $3,1 dan berlanjut menuju target $3,6; sebaliknya, jika gagal, harga bisa turun lebih dalam ke level $2,50.
Dukungan leverage yang cukup besar di sekitar level $2,7 menunjukkan bahwa pasar masih optimis pada XRP walaupun sedang mengalami koreksi. Namun, investor harus waspada karena tekanan pasar yang lebih luas dan dominasi posisi short dapat dengan cepat mengubah momentum dan menimbulkan penurunan lebih jauh.