Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Lebih dari 75 Miliar Dolar Aset Kripto Ilegal Bisa Disita, Ini Faktanya

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
09 Okt 2025
161 dibaca
2 menit
Lebih dari 75 Miliar Dolar Aset Kripto Ilegal Bisa Disita, Ini Faktanya

Rangkuman 15 Detik

Lebih dari $75 miliar cryptocurrency terkait aktivitas kriminal dapat diidentifikasi di blockchain publik.
Bitcoin masih mendominasi nilai total dari entitas ilegal meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan ether dan stablecoin.
Kebijakan penyitaan yang lebih agresif diperlukan untuk memaksimalkan pemulihan aset yang terkait dengan kriminalitas.
Penelitian terbaru dari Chainalysis mengungkapkan bahwa lebih dari 75 miliar dolar AS aset cryptocurrency di blockchain publik saat ini terkait dengan aktivitas kriminal. Studi ini fokus pada nilai aset yang tersimpan di dompet digital yang diketahui digunakan oleh pelaku ilegal, memberikan gambaran jelas tentang potensi penyitaan yang bisa dilakukan oleh aparat penegak hukum. Sejak 2020, nilai aset ilegal yang dikelola oleh kelompok kriminal dalam bentuk Bitcoin, Ether, dan stablecoin telah meningkat drastis hingga 359%, mencapai hampir 15 miliar dolar AS pada pertengahan 2025. Bitcoin tetap mendominasi dari sisi nilai, meski jumlah koin yang dimiliki kriminal menurun, karena kenaikan harga Bitcoin yang signifikan dalam jangka panjang. Sebagian besar aset ilegal ini berasal dari dana yang dicuri oleh hacker, dan seringkali disimpan di dompet digital sambil menunggu kesempatan pencucian uang atau penukaran menjadi uang tunai. Selain itu, pasar gelap dan administrator darknet menyimpan lebih dari 40 miliar dolar AS dalam aset digital yang tersebar pada berbagai pelaku kejahatan, menunjukkan bagaimana sistem pasar ilegal mampu mendistribusikan keuntungan secara luas. Penggunaan bursa terpusat sebagai tempat penukaran aset ilegal tetap menjadi jalur utama, dengan aliran dana mencapai lebih dari 14 miliar dolar AS setiap tahunnya sejak 2020. Namun, kini ada tren penurunan signifikan dalam transfer langsung dari dompet ilegal ke bursa, yang menandakan metode baru untuk menghindari regulasi dan memperumit pelacakan dana. Chainalysis menekankan pentingnya tindakan cepat, kolaborasi lintas negara, serta pemanfaatan teknologi pelacakan yang canggih untuk mendukung kebijakan penyitaan aset digital ilegal yang sedang diperkuat oleh pemerintah Amerika Serikat. Teknologi seperti KYT dan Reactor sudah terbukti membantu aparat dalam menyita lebih dari 12,6 miliar dolar AS aset digital, mengindikasikan potensi besar untuk meningkatkan penegakan hukum di masa mendatang.

Analisis Ahli

Andreas M. Antonopoulos
Transparansi blockchain bisa menjadi pedang bermata dua; memperkuat penegakan hukum tapi juga menuntut adaptasi cepat oleh pelaku kriminal.
Laura Shin
Studi ini menegaskan perlunya kebijakan global yang harmonis dan penggunaan teknologi analitik dalam memerangi kejahatan kripto yang semakin canggih.