Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pemerintah Dunia Perkuat Simpanan Bitcoin, AS Sita 14 Miliar USD BTC

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
15 Okt 2025
297 dibaca
2 menit
Pemerintah Dunia Perkuat Simpanan Bitcoin, AS Sita 14 Miliar USD BTC

Rangkuman 15 Detik

Pemerintah kini memiliki jumlah Bitcoin yang signifikan, mengubah peran cryptocurrency dalam ekonomi global.
El Salvador dan Bhutan mengambil langkah proaktif untuk mengelola risiko dan memanfaatkan Bitcoin.
Amerika Serikat mengembangkan Cadangan Strategis Bitcoin sebagai bagian dari kebijakan pro-crypto yang lebih luas.
Saat ini, berbagai pemerintah di dunia telah mengumpulkan sekitar 515.223 Bitcoin (BTC) sebagai bagian dari aset strategis mereka. Bitcoin yang semula dikenal volatil kini mulai dipandang sebagai penyimpan nilai yang penting dalam dunia keuangan global, meskipun masih banyak tantangan keamanan yang harus diperhatikan. Amerika Serikat baru-baru ini berhasil menyita 127.271 BTC senilai sekitar 14 miliar dolar dalam sebuah kasus kriminal besar yang melibatkan jaringan penipuan internasional. Kasus ini juga melibatkan perdagangan paksa dan pencucian uang yang dijalankan oleh Chen Zhi dan lainnya. Pemerintah AS pun memindahkan sejumlah bitcoin terkait kasus lain sebagai bagian dari penegakan hukum. Negara lain seperti El Salvador dan Bhutan mengambil langkah unik dengan membagi kepemilikan BTC mereka ke dalam beberapa dompet berbeda, mengantisipasi risiko serangan masa depan dari teknologi komputasi kuantum. Bhutan juga menggunakan bitcoin untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja di sektor layanan sipil mereka. Grup Lazarus Korea Utara telah mengumpulkan dan menjual bitcoin besar-besaran setelah melakukan serangan cyber besar-besaran terhadap platform Bybit. Kelompok ini menjadi salah satu pemegang bitcoin terbesar di dunia yang terkait dengan aktivitas kriminal, menunjukkan bagaimana bitcoin juga dimanfaatkan oleh aktor negara untuk pembiayaan rahasia. Sementara itu, Amerika Serikat secara resmi membentuk Cadangan Strategis Bitcoin, sejalan dengan rencana Undang-undang BITCOIN Act yang dapat memperluas kepemilikan BTC secara dramatis selama lima tahun ke depan. Kebijakan ini menjadi sinyal bahwa bitcoin semakin diterima dan digunakan dalam kebijakan ekonomi negara, yang mungkin akan diikuti oleh negara-negara lain di dunia.

Analisis Ahli

Michael Saylor
Ancaman dari komputasi kuantum terhadap Bitcoin hanyalah hype yang berlebihan dan tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan.