Kerugian Kripto 127 Juta USD di September, Ancaman Peretasan Masih Besar
Teknologi
Keamanan Siber
02 Okt 2025
150 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Penipuan dalam sektor crypto tetap menjadi tantangan besar dengan kerugian signifikan yang terjadi.
UXLINK dan SwissBorg adalah contoh nyata dari risiko yang dihadapi platform DeFi.
Pentingnya kolaborasi antara perusahaan keamanan dan platform crypto untuk mengatasi masalah keamanan dan melindungi pengguna.
Pada September 2025, dunia kripto kembali dikejutkan oleh kerugian besar akibat peretasan yang mencapai 127,06 juta USD, menurut laporan dari firma keamanan blockchain PeckShield. Meskipun ini merupakan penurunan 22% dibanding bulan sebelumnya, hampir 20 eksploitasi besar tetap tercatat, memperlihatkan bahwa risiko serangan tetap tinggi.
Dua serangan terbesar pada bulan ini menimpa UXLINK dan SwissBorg, yang bersama-sama menyumbang hampir dua pertiga dari total kerugian. UXLINK kehilangan 44,14 juta USD setelah hacker mengeksploitasi dompet multisig dan mencetak hampir 10 triliun token palsu, berakibat token turun harga lebih dari 90%. SwissBorg kehilangan 41,5 juta USD setelah peretas menyerang penyedia API mitra Kiln dan mencuri sejumlah besar token Solana.
Selain itu, sebuah serangan phishing pada pengguna platform Venus mengakibatkan hilangnya 13,5 juta USD, dimana sekitar 13 juta USD berhasil direcover, menjadi salah satu keberhasilan langka dalam pengembalian dana hasil peretasan. Kasus-kasus lain seperti serangan di Yala, GriffAI, dan beberapa platform lain turut menyumbang kerugian antara 1 sampai 7,64 juta USD.
Data dari berbagai laporan memperlihatkan bahwa tahun 2025 sangat berat untuk dunia kripto, dengan kerugian pada paruh pertama tahun sudah melebihi total kerugian keseluruhan tahun 2024. Faktor besar yang mempengaruhi adalah peretasan besar seperti kasus Bybit yang kehilangan sekitar 1,5 miliar USD di bulan Februari.
Situasi ini memperingatkan bahwa tanpa peningkatan sistem keamanan yang signifikan, hingga akhir tahun ini kerugian akibat peretasan dapat mencapai atau melewati rekor tertinggi dari tahun 2022. Industri kripto harus mengedepankan keamanan, kolaborasi dengan penegak hukum, dan peningkatan teknologi untuk melindungi aset para penggunanya.
Analisis Ahli
Andreas M. Antonopoulos
Kerentanan dalam desain dan manajemen smart contract adalah akar masalah utama dalam banyak kasus peretasan kripto, sehingga fokus harus pada audit menyeluruh dan pengembangan protokol yang lebih tahan banting.Elizabeth Stark
Kolaborasi antara proyek dan regulator sangat penting untuk mengurangi risiko serta memperkuat kepercayaan pengguna, terutama di sektor DeFi yang sangat terbuka terhadap eksploitasi.