TLDR
Gretchen O’Hara diangkat sebagai EVP di Sage dengan fokus pada pengembangan ekosistem mitra. Sage berkomitmen untuk memanfaatkan AI dan inovasi untuk meningkatkan nilai bagi usaha kecil dan menengah. Peluncuran alat berbasis AI baru menunjukkan langkah Sage dalam menyederhanakan proses perpajakan untuk pelanggan. Sage, perusahaan yang menyediakan solusi bisnis untuk UKM, telah menunjuk Gretchen O’Hara sebagai Executive Vice President (EVP) Strategic Partnerships & Business Development. Penunjukan ini bertujuan untuk memperkuat dan memperluas jaringan mitra Sage demi pertumbuhan bisnis yang lebih cepat dan efektif.Gretchen O’Hara membawa pengalaman lebih dari dua puluh tahun khusus dalam pengembangan bisnis, penjualan kanal, dan transformasi ekosistem, yang sebelumnya ia jalani di perusahaan besar seperti Microsoft, Splunk, dan Cisco. Dengan bekal pengalaman tersebut, Sage berharap bisa memaksimalkan potensi teknologi AI dan cloud dalam layanannya.Selain itu, Sage juga berencana meluncurkan alat baru berbasis AI untuk mempermudah proses perpajakan bagi UKM, yaitu alat Making Tax Digital yang dijadwalkan rilis pada Oktober 2025. Alat ini akan menjadi bagian dari rangkaian produk Sage Copilot yang berfokus pada kemudahan dan efisiensi untuk pengguna UKM.Eduardo Rosini, Chief Commercial Officer Sage, menyatakan bahwa pengalaman O’Hara akan membantu mempercepat performa mitra dan membuka peluang pasar baru. Inisiatif ini juga akan mendorong Sage untuk membawa inovasi AI ke tingkat yang lebih tinggi sehingga bisa menawarkan nilai lebih besar bagi pelanggan UKM.Secara keseluruhan, penunjukan O’Hara dianggap sebagai langkah strategis bagi Sage untuk meningkatkan daya saing di dunia teknologi bisnis yang terus berkembang, khususnya di segmen UKM, dengan membuat kemitraan bisnis dan teknologi AI sebagai kunci pertumbuhan mereka.