SAP Luncurkan Solusi AI Baru untuk Percepat Transformasi Bisnis Global
Teknologi
Kecerdasan Buatan
07 Okt 2025
82 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
SAP meluncurkan inovasi baru yang mengintegrasikan AI untuk meningkatkan efisiensi bisnis.
Kemitraan dengan Databricks dan Google Cloud bertujuan untuk memperbaiki akses data dalam ekosistem SAP.
Solusi baru seperti Supply Chain Orchestration dan SAP Engagement Cloud menunjukkan komitmen SAP terhadap teknologi canggih.
SAP SE, perusahaan perangkat lunak enterprise asal Jerman, memperkenalkan serangkaian inovasi terbaru di ajang SAP Connect. Mereka meluncurkan asisten AI berbasis peran yang dinamakan Joule yang dirancang untuk membantu berbagai fungsi bisnis menjadi lebih produktif dan fokus pada insight daripada kompleksitas proses.
Selain itu, SAP menghadirkan platform baru bernama SAP Business Data Cloud Connect yang mampu menghubungkan data antar sistem SAP dan platform mitra secara aman tanpa perlu menggandakan data. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan silo data dan memaksimalkan potensi AI dalam analitik bisnis.
SAP juga mengumumkan kerja sama dengan dua perusahaan besar, yakni Databricks dan Google Cloud, guna memperluas ekosistem data terbuka mereka. Kemitraan ini akan memungkinkan akses lebih cepat ke produk data siap pakai yang mendukung aplikasi AI dan analitik.
Beberapa aplikasi AI yang diperkenalkan termasuk Supply Chain Orchestration yang menggunakan Joule dan grafik pengetahuan live untuk mendeteksi risiko pemasok secara real-time, serta SAP Engagement Cloud yang mempersonalisasi interaksi dengan pelanggan dan mitra. Selain itu, SAP Ariba terbaru juga menanamkan kecerdasan di sepanjang siklus pengadaan dan pengelolaan pengeluaran.
Untuk menutup hari peluncuran, harga saham SAP naik sebesar 1,39% menjadi 274,28 dolar. Langkah ini menegaskan ambisi SAP dalam mengintegrasikan AI secara mendalam untuk mengubah data enterprise menjadi kecerdasan yang dapat ditindaklanjuti dan nilai bisnis yang nyata.
Analisis Ahli
Muhammad Alam
Bisnis perlu menghindari solusi teknologi yang terfragmentasi dan beralih ke platform yang terintegrasi untuk bertahan dalam era volatilitas.