Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Disney Naikkan Harga Tiket dan Annual Pass Sesuaikan Inflasi 2024

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
YahooFinance YahooFinance
08 Okt 2025
56 dibaca
2 menit
Disney Naikkan Harga Tiket dan Annual Pass Sesuaikan Inflasi 2024

Rangkuman 15 Detik

Disney secara rutin menaikkan harga tiket taman hiburan mereka.
Kenaikan harga mencerminkan inflasi dan biaya operasional yang meningkat.
Disney memiliki strategi untuk menarik pengunjung meskipun ada tantangan ekonomi.
Disney World dan Disneyland meningkatkan harga tiket masuk serta annual pass pada tahun 2024 sebagai bagian dari kebiasaan tahunan mereka. Kenaikan ini berkisar antara 2% hingga 9%, bertepatan dengan laju inflasi hampir 3% selama setahun terakhir. Disney mengambil langkah ini untuk menghadapi naiknya biaya operasional dan ekspansi di kedua resornya. Di Disney World, harga annual pass naik dari Rp 7.83 juta ($469) hingga Rp 25.87 miliar ($1.549 m) enjadi Rp 8.17 juta ($489) hingga Rp 27.20 ribu ($1.629) , sementara tiket satu hari di beberapa tingkat harga non-puncak mengalami kenaikan sekitar Rp 83.50 ribu ($5) . Harga parkir satu hari juga naik dari Rp 501.00 miliar ($30 m) enjadi Rp 584.50 ribu ($35) , namun pemegang annual pass tetap mendapat akses parkir gratis. Kenaikan harga peak season tiket untuk tahun 2026 diumumkan akan mencapai Rp 3.49 juta ($209) . Di Disneyland, dua varian annual pass terendah tetap dipertahankan harganya, tetapi dua tier tertinggi mengalami kenaikan 7% hingga 9%. Tiket satu hari juga naik 3%-4% di sebagian besar tingkatan harga, sementara harga tiket terendah tidak berubah selama enam tahun terakhir. Biaya parkir dan akses ke Lightning Lane juga mengalami kenaikan di kedua taman tersebut. Target dari penyesuaian harga ini adalah untuk menjaga pendapatan yang berasal dari segmen pengalaman Disney, yang termasuk taman hiburan dan kapal pesiar, yang memberikan 37% dari total pendapatan Disney dan 59% dari laba operasional segmen tersebut pada tahun fiskal 2024. Disney juga siap untuk menawarkan promosi musiman jika ekonomi global mengalami perlambatan. Kenaikan harga ini tentu mengundang reaksi beragam dari pengunjung dan investor. Namun, Disney tampaknya memainkan kartu dengan hati-hati, mempertahankan harga di tingkat bawah agar tetap terjangkau dan menawarkan opsi promosi bila diperlukan. Ini memperlihatkan kemampuan Disney dalam mengelola bisnis taman hiburannya dengan strategi yang fleksibel dan responsif terhadap kondisi ekonomi.

Analisis Ahli

Rick Munarriz
Disney melakukan penyesuaian harga yang cerdas dan terukur untuk mempertahankan keuntungan tanpa kehilangan banyak pengunjung dalam jangka pendek.