Berapa Banyak Saham Disney untuk Dapatkan Rp 16.70 juta ($1,000) Dividen Setahun?
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
22 Agt 2025
225 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Disney telah meningkatkan dividen menjadi $1 per saham setelah sempat menghentikannya.
Risiko resesi dapat mempengaruhi keputusan Disney terkait pembayaran dividen di masa depan.
Motley Fool merekomendasikan saham lain yang dapat memberikan imbal hasil lebih baik dibandingkan Disney.
Disney mulai membayar kembali dividen kepada para pemegang saham pada awal tahun 2024 setelah sempat menghentikan pembayaran akibat pandemi COVID-19 pada 2020. Pada Desember tahun lalu, perusahaan menaikkan dividen menjadi Rp 16.70 ribu ($1) per saham untuk tahun fiskal 2025, naik 33% dari Rp 1.25 juta ($0,75) pada tahun sebelumnya.
Saham Disney memberikan dividen dalam dua pembayaran setiap tahun, bukan secara kuartalan. Bagi investor yang ingin menghasilkan pendapatan dividen tahunan sebesar Rp 16.70 juta ($1,000) , mereka harus memegang tepat 1,000 saham Disney.
Pada kuartal fiskal ketiga 2025 yang berakhir pada 28 Juni, arus kas bebas Disney naik hingga 53% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kinerja keuangan yang kuat ini memberi sinyal positif untuk kemungkinan peningkatan dividen di masa depan.
Namun, ada risiko yang harus diwaspadai investor, terutama risiko resesi yang berpotensi menurunkan pengunjung taman hiburan dan pelanggan kapal pesiar Disney. Dalam situasi tersebut, perusahaan mungkin harus menahan atau mengurangi pembayaran dividen agar mempertahankan likuiditas.
Selain itu, The Motley Fool, sumber dari informasi ini, menawarkan daftar 10 saham unggulan untuk dibeli saat ini yang tidak termasuk Disney. Meskipun demikian, Disney tetap menjadi perusahaan yang kuat dengan merek yang sangat dikenal dan potensi pertumbuhan keuangan masa depan.
Analisis Ahli
Neil Patel
Disney memiliki portofolio merek yang sangat kuat dan kinerja keuangan yang meningkat, tetapi investor harus tetap waspada terhadap risiko ekonomi makro seperti resesi yang dapat mempengaruhi bisnis mereka.