Cara Mengelola Biaya AI agar Inovasi Tidak Menguras Anggaran Perusahaan
Teknologi
Kecerdasan Buatan
28 Jan 2025
107 dibaca
1 menit

Jesse Stockall, Chief Architect di Flexera, menjelaskan bahwa dengan semakin banyaknya perusahaan yang menggunakan kecerdasan buatan (AI), pengelolaan biaya terkait AI menjadi sangat penting. Meskipun AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan operasi dan inovasi, biaya yang muncul sering kali lebih tinggi dari yang diperkirakan. Biaya ini tidak hanya berasal dari layanan seperti OpenAI dan platform cloud, tetapi juga dari pengeluaran tersembunyi seperti efisiensi data dan pelatihan model. Oleh karena itu, perusahaan perlu memiliki strategi yang jelas untuk mengelola pengeluaran AI agar tidak kehilangan fokus pada pengembalian investasi (ROI) dari inisiatif AI mereka.
Untuk mengoptimalkan pengeluaran AI, perusahaan harus mengidentifikasi biaya tersembunyi dan memisahkannya dari anggaran cloud yang lebih luas. Mereka juga perlu meninjau dan menghentikan model AI yang sudah usang agar sumber daya dapat digunakan untuk proyek yang lebih bernilai. Selain itu, membentuk tim lintas fungsi yang mencakup perwakilan dari operasi keuangan dan manajemen cloud sangat penting untuk memastikan bahwa pengeluaran AI sejalan dengan tujuan bisnis. Dengan pendekatan yang disiplin dalam pengelolaan biaya AI, perusahaan dapat memanfaatkan teknologi ini secara maksimal dan mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.
Analisis Ahli
Jesse Stockall
Mengelola biaya AI memerlukan transparansi dan kolaborasi lintas fungsi untuk memastikan inisiatif teknologi tidak mengorbankan kesehatan keuangan perusahaan.
