TLDR
USDT0 telah mulai menarik perhatian dengan volume transaksi harian yang signifikan. Protokol LayerZero memungkinkan transfer lintas rantai yang lebih murah dan lebih cepat dibandingkan dengan jembatan stablecoin tradisional. Adopsi USDT0 menunjukkan potensi untuk mengubah cara stablecoin digunakan di berbagai jaringan blockchain. USDT0 adalah versi baru dari Tether USDT yang mengusung teknologi omnichain agar stablecoin ini bisa berpindah antar blockchain dengan mudah dan cepat. Teknologi ini membuat transfer antar jaringan tidak lagi bergantung pada jembatan pihak ketiga yang berisiko dan mahal.Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak peluncurannya, USDT0 sudah aktif di delapan jaringan blockchain dan mulai menunjukkan peningkatan volume transaksi yang signifikan. Pada awal Oktober, transaksi harian USDT0 mencapai 869 juta dolar, menandakan penerimaan yang kuat di pasar.Dengan menggunakan standar Omnichain Fungible Token dari Layerzero, USDT0 mampu menyediakan likuiditas menyeluruh yang memungkinkan token bergerak tanpa slippage dalam hitungan detik. Hal ini sangat bermanfaat, terutama untuk blockchain kecil yang selama ini kesulitan mendapatkan modal.USDT0 juga mengurangi biaya transaksi dengan menghilangkan penggunaan jembatan pihak ketiga dan hanya membebankan gas serta biaya relay yang sangat kecil. Ada juga jaringan blockchain tertentu, seperti Stable dan Plasma, yang telah mengoptimalkan penggunaan USDT0 sebagai mata uang gas native, semakin menyederhanakan proses transfer.Penggunaan USDT0 sudah mulai meluas dalam berbagai bidang, seperti pengelolaan treasury oleh exchange terpusat, infrastruktur pembayaran, dan protokol DeFi yang memanfaatkan likuiditas lintas chain. Meskipun masih sebagian kecil dari volume USDT keseluruhan, potensi USDT0 sangat besar di masa depan.