Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penutupan Pemerintah AS Mengancam Visa Dan Investasi Startup Teknologi

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
News Publisher
02 Okt 2025
1043 dibaca
2 menit
Penutupan Pemerintah AS Mengancam Visa Dan Investasi Startup Teknologi

TLDR

Penutupan pemerintah dapat berdampak signifikan pada proses imigrasi dan status pekerja berkemampuan tinggi.
Ketidakpastian politik dapat menghentikan fungsi penting yang diperlukan untuk kelangsungan hidup startup.
Startup harus bersiap dan merencanakan langkah-langkah proaktif untuk menghadapi ketidakpastian yang ditimbulkan oleh penutupan pemerintah.
Penutupan pemerintah AS yang terjadi pertama kali dalam tujuh tahun membawa dampak signifikan bagi startup dan sektor teknologi. Proses imigrasi bagi tenaga kerja asing, terutama yang menggunakan visa H-1B, menjadi terhambat karena kementerian tenaga kerja yang berperan dalam persetujuan visa juga ikut tutup. Hal ini menimbulkan ketidakpastian bagi banyak perusahaan yang mengandalkan tenaga kerja asing untuk operasional sehari-hari mereka.Para ahli dan pelaku industri, baik investor, pendiri startup, maupun pengacara imigrasi, menyatakan rasa khawatir mereka terhadap berlarutnya shutdown ini. Michael Scarpati, CEO RetireUS, mengingatkan bahwa pekerja visa sangat rentan karena masa kerja dan tinggal mereka bergantung pada persetujuan pemerintah. Ketika proses berhenti, mereka berisiko jatuh status yang bisa menyebabkan gangguan besar pada bisnis startup.Selain urusan visa, startup yang beroperasi di bidang-bidang yang membutuhkan perizinan khusus dari pemerintah seperti fintech, health tech, atau aerospace juga berpotensi mengalami keterlambatan dalam mendapatkan persetujuan atau sertifikasi. Jenny Fielding dari Everywhere Ventures mengingatkan bahwa shutdown yang lebih dari satu minggu bisa memicu pemutusan hubungan kerja dan berpotensi mengancam kelangsungan usaha.Ketidakpastian politik yang berkelanjutan, termasuk tarif dan kebijakan visa yang baru diumumkan Trump dengan biaya aplikasi H-1B yang melonjak hingga 100,000 dolar AS, semakin memperburuk situasi. Hal ini membuat investor dan startup cenderung menahan langkah sehingga alur investasi juga melambat di tengah penutupan pemerintah.Para pendiri startup disarankan untuk tetap tenang namun siap dengan rencana cadangan, menjaga komunikasi terbuka dengan investor dan mitra, serta mempersiapkan kemungkinan perlambatan bisnis. Mensikapi tantangan ini dengan kesiapan akan membantu startup bertahan dan meneruskan inovasi meskipun menghadapi ketidakpastian dari shutdown pemerintah.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.