Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Swift dan Konsorsium Global Kembangkan Buku Besar Blockchain untuk Pembayaran Real-Time

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
banking-and-financial-services (6mo ago) banking-and-financial-services (6mo ago)
29 Sep 2025
199 dibaca
2 menit
Swift dan Konsorsium Global Kembangkan Buku Besar Blockchain untuk Pembayaran Real-Time

Rangkuman 15 Detik

SWIFT bekerja sama dengan Consensys dan bank global untuk mengembangkan buku besar berbasis blockchain.
Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam transaksi keuangan lintas batas.
Interoperabilitas antara sistem buku besar dan dukungan untuk CBDC menjadi prioritas dalam pengembangan ini.
Swift, penyedia jaringan pesan keuangan global, kini bekerjasama dengan Consensys dan lebih dari 30 bank dari 16 negara untuk mengembangkan teknologi blockchain yang dapat merekam dan memvalidasi transaksi keuangan secara langsung. Proyek ini bertujuan menciptakan sistem yang memungkinkan pembayaran lintas batas berlangsung setiap saat secara real-time. Konsorsium ini terdiri atas berbagai bank besar dunia seperti JPMorgan Chase, Bank of America, HSBC, dan lain-lain, serta beberapa bank regional penting. Sistem yang dikembangkan akan berfungsi sebagai buku besar bersama yang dapat mendukung berbagai jenis mata uang digital, token aset, dan uang bank komersial dengan interoperabilitas tinggi. Swift menekankan pentingnya menghindari fragmentasi teknologi dan memastikan sistem baru ini dapat berjalan serentak dengan mata uang digital bank sentral (CBDC) dan sistem pembayaran tradisional yang sudah ada. Pendekatan ini diharap mampu mengakselerasi transformasi digital di industri keuangan. Prototype konsep sedang dikembangkan oleh Consensys dengan fokus pada pembayaran lintas batas selama 24 jam setiap hari. Bank-bank peserta akan memberikan masukan untuk memperbaiki arsitektur dan tata kelola sistem agar memenuhi kebutuhan nyata pasar global. Langkah ini merupakan kelanjutan dari proyek pilot tahun sebelumnya yang melibatkan ketiga pihak; UBS Asset Management, Swift, dan Chainlink, yang berhasil menyelesaikan transaksi aset tokenized dengan menggabungkan teknologi blockchain dan sistem pembayaran fiat tradisional dengan dukungan regulator Singapura.

Analisis Ahli

Blythe Masters
Integrasi blockchain ke infrastruktur pembayaran global adalah langkah penting yang dapat meredefinisi efisiensi pasar keuangan, memperkuat keamanan data, dan mengurangi risiko operasional.
Don Tapscott
Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana industri keuangan semakin mengadopsi teknologi terdesentralisasi yang dapat menciptakan ekosistem pembayaran yang lebih inklusif dan transparan.