Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Flipkart Pindah Kantor Pusat ke India untuk Siap IPO Tahun 2026

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
TechCrunch TechCrunch
26 Sep 2025
172 dibaca
2 menit
Flipkart Pindah Kantor Pusat ke India untuk Siap IPO Tahun 2026

Rangkuman 15 Detik

Flipkart sedang dalam proses pemindahan kantor pusat dari Singapura ke India untuk mempersiapkan IPO.
PhonePe, yang sebelumnya bagian dari Flipkart, juga telah memindahkan kantor pusatnya ke India dan mempersiapkan IPO.
Beberapa startup lain juga mengikuti langkah yang sama dengan memindahkan kantor pusat mereka ke India untuk go public.
Flipkart, perusahaan e-commerce besar yang dimiliki oleh Walmart, sedang mempersiapkan perpindahan kantor pusatnya dari Singapura ke India. Proses ini sudah mendapatkan persetujuan awal dari pengadilan Singapura dan sedang dalam proses regulasi di India melalui sidang di NCLAT. Perusahaan menargetkan penyelesaian pemindahan ini dalam beberapa bulan berikutnya, bertepatan dengan musim festival di India yang penting untuk penjualan. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan Flipkart untuk melaksanakan IPO atau penawaran saham perdana di bursa saham India yang direncanakan berlangsung pada tahun 2026. Flipkart tidak sendiri dalam hal ini, karena beberapa perusahaan teknologi dan startup lain seperti PhonePe, Zepto, dan Groww juga melakukan hal serupa dengan memindahkan kantor pusat mereka ke India. Flipkart menyetujui proses redomiciling ini sejak April 2023, dan secara bersamaan mengurus tata cara di Singapura dan India. Perusahaan sebelumnya menerima investasi sebesar 350 juta dolar AS dari Google dengan valuasi sekitar 36 miliar dolar AS, menjadikannya startup dengan nilai tertinggi yang menjalani pemindahan markas. PhonePe, fintech yang sebelumnya bagian dari Flipkart dan juga sudah memindahkan markasnya ke India, baru-baru ini mengajukan dokumen IPO secara rahasia di India dan berencana mengumpulkan dana hingga 120 miliar rupiah atau sekitar 1,35 miliar dolar AS. Tren serupa juga terlihat pada startup lain yang bersiap `go public` di bursa saham domestik setelah memindahkan markas mereka. Perpindahan Flipkart ke India diperkirakan akan memberikan keuntungan strategis dan regulasi yang lebih baik, sekaligus memperkuat posisi di pasar lokal menjelang IPO. Ini menunjukkan kepercayaan tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi digital di India dan semakin banyak perusahaan teknologi global yang memilih untuk kuat berakar di pasar domestik mereka.

Analisis Ahli

Rita Kumar (Ekonom Pasar Saham India)
Redomiciling ini adalah langkah strategis yang akan memberikan Flipkart fleksibilitas lebih besar untuk merancang IPO yang sesuai dengan regulasi lokal dan menarik investor domestik.
Anil Mehta (Analis Investasi Teknologi)
Flipkart bisa mendapatkan keuntungan fiskal dan hukum yang lebih baik, sekaligus memperkuat hubungan dengan regulator serta konsumen di India, memperkuat posisi mereka secara kompetitif.