China Kembangkan Digital Yuan untuk Permudah Pembayaran Internasional
Finansial
Mata Uang Kripto
26 Sep 2025
158 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Tiongkok meluncurkan pusat operasi internasional untuk digital yuan di Shanghai.
Inisiatif ini bertujuan meningkatkan efisiensi sistem pembayaran lintas batas.
Regulator Tiongkok menghentikan bisnis tokenisasi di Hong Kong untuk fokus pada CBDC.
Bank sentral China, People's Bank of China, baru saja membuka pusat operasi internasional untuk digital yuan di kota Shanghai. Ini adalah langkah besar dalam memperluas penggunaan mata uang digital ini secara global, terutama untuk transaksi lintas negara.
Deputy Governor PBOC, Lu Lei, menyebut langkah ini sebagai sebuah keniscayaan dalam inovasi pembayaran. Mereka ingin membuat sistem pembayaran yang lebih cepat, lebih mudah diakses, dan terbuka untuk seluruh dunia yang menggunakan digital yuan.
Dengan pusat ini, China berharap transaksi pembayaran lintas batas menjadi lebih efisien dan bisa mengurangi biaya serta waktu pemrosesan yang biasanya terjadi pada metode pembayaran tradisional.
Di sisi lain, China juga menghentikan sementara bisnis tokenisasi aset nyata di Hong Kong yang sebelumnya juga digarap oleh beberapa broker. Ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pengawasan dan regulasi yang ketat di bidang teknologi finansial terbaru.
Secara keseluruhan, langkah ini menunjukkan bagaimana China memperkuat posisi mata uang digitalnya dan mengubah sistem keuangan internasional agar lebih modern, terhubung, dan terkontrol.
Analisis Ahli
Eswar Prasad
Inisiatif ini memperlihatkan tekad China untuk menginternasionalkan mata uang digital mereka, tapi keberhasilannya sangat bergantung pada penerimaan dan kerjasama internasional dalam jangka panjang.