FTC Jatuhkan Denda Rp 37 T Pada Amazon atas Penipuan Langganan Prime
Finansial
Kebijakan Fiskal
26 Sep 2025
181 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Amazon setuju untuk membayar $2,5 miliar dalam penyelesaian terkait praktik penipuan langganan.
FTC menemukan bahwa Amazon menggunakan 'jebakan langganan' untuk menipu konsumen.
Penyelesaian ini menciptakan dana $1,5 miliar untuk pengembalian dana kepada pelanggan yang terpengaruh.
Federal Trade Commission (FTC) berhasil mendapatkan penyelesaian bersejarah sebesar 2,5 miliar dolar AS dari Amazon setelah menuduh perusahaan tersebut menipu jutaan konsumen agar langganan Amazon Prime secara tidak sadar. Amazon diduga membuat proses pendaftaran mudah tapi proses pembatalan sangat sulit dengan antarmuka yang membingungkan dan informasi yang tidak jelas.
Sebagai bagian dari penyelesaian, Amazon harus membayar denda sebesar 1 miliar dolar AS dan mengembalikan 1,5 miliar dolar AS kepada sekitar 35 juta pelanggan yang terkena dampak. Para pelanggan yang terdaftar dalam periode tertentu dan menggunakan sedikit manfaat Prime akan menerima 51 dolar AS secara otomatis, sementara yang mengalami kesulitan membatalkan dapat mengajukan klaim pengembalian dana.
FTC juga menetapkan aturan baru yang mengharuskan Amazon merombak proses pendaftaran dan pembatalan Prime agar lebih jelas dan mudah bagi konsumen. Amazon harus menambahkan tombol yang jelas untuk menolak Prime dan tidak boleh menggunakan bahasa membingungkan seperti 'Tidak, saya tidak ingin pengiriman gratis'. Pembatalan harus semudah cara mendaftar.
Meskipun denda dan pengembalian dana sangat besar, analis menilai dampaknya terhadap keuangan Amazon cukup kecil karena perusahaan ini menghasilkan pendapatan subscription yang sangat besar, sekitar 2,5 miliar dolar AS setiap 33 jam, dan Prime tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan pendapatan mereka.
Sementara Ketua FTC saat ini melihat putusan ini sebagai kemenangan besar bagi konsumen, mantan Ketua FTC Lina Khan mengkritik denda tersebut yang dirasa terlalu ringan bagi perusahaan sebesar Amazon dan tidak cukup memberikan efek jera bagi eksekutif yang melanggar aturan.
Analisis Ahli
Lina Khan
Denda ini sangat kecil bagi Amazon dan tidak cukup untuk menimbulkan efek jera yang serius terhadap pelanggaran serupa di masa depan.

