Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bahaya BTS Palsu: Penipuan SMS Phising Meluas di Jakarta dan Dunia

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
23 Sep 2025
118 dibaca
1 menit
Bahaya BTS Palsu: Penipuan SMS Phising Meluas di Jakarta dan Dunia

AI summary

Modus penipuan menggunakan BTS palsu semakin meluas ke berbagai negara.
Teknologi yang digunakan untuk penipuan ini cukup sederhana dan bisa diakses oleh orang tanpa keahlian khusus.
Penegakan hukum perlu meningkatkan upaya untuk mengatasi kejahatan siber yang menggunakan teknik baru ini.
Penipu kini menggunakan teknologi BTS palsu yang dibawa secara portabel untuk mengirim SMS phising dalam jumlah besar. Mereka mengelilingi kawasan keramaian untuk menjebak ponsel yang terhubung dengan menara palsu tersebut.Cara kerja BTS palsu diawali dengan menjebak ponsel agar terhubung lewat sinyal 4G palsu, kemudian beralih ke sinyal 2G palsu yang digunakan untuk mengirimkan SMS berisi link penipuan. Proses ini terjadi dalam hitungan detik.Karena pengiriman SMS dilakukan lewat BTS palsu di luar jaringan operator resmi, operator seluler tidak bisa menghentikan penyebaran SMS jahat ini walaupun sudah memblokir pengiriman SMS mengandung link URL.Modus ini sudah ditemukan di beberapa negara Asia, seperti Indonesia dan Thailand, dan mulai menyebar ke Eropa Barat dan Amerika Selatan. Polisi di Inggris bahkan menangkap orang yang melakukan aksi ini dengan membawa BTS palsu di mobilnya selama satu pekan.Tindakan preventif dan edukasi masyarakat sangat penting agar tidak mudah terjebak dalam penipuan ini. Operator dan pihak berwenang juga perlu mengembangkan teknologi dan strategi yang lebih efektif dalam mengatasi ancaman BTS palsu.

Experts Analysis

Cathal Mc Daid
Teknologi BTS palsu sebenarnya sudah lama ada, tapi ini pertama kalinya digunakan secara masif dan bergerak oleh kelompok kriminal dengan perangkat portabel. Pengguna biasa tanpa keahlian khusus pun bisa memakai teknologi ini.
Editorial Note
Teknologi lama yang kembali digunakan dengan cara baru oleh penjahat siber menunjukkan betapa rentannya infrastruktur komunikasi kita terhadap eksploitasi. Jika tidak ada tindakan cepat dan kolaborasi lintas negara, kerugian finansial dan keamanan data pribadi pengguna akan terus meningkat secara signifikan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.