Waspada Modus Penipuan Fake BTS di M-Banking, Hindari Klik Link Asal-Asalan
Teknologi
Keamanan Siber
08 Sep 2025
212 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Pengguna M-Banking harus selalu berhati-hati dan tidak sembarangan mengklik link yang diterima.
Modus penipuan seperti fake BTS menjadi ancaman serius bagi keamanan data pribadi nasabah.
Penting untuk memverifikasi keaslian link dan mengunjungi situs resmi bank secara manual untuk menghindari penipuan.
Di zaman serba digital, menggunakan mobile banking memudahkan transaksi finansial sehari-hari. Namun, kemudahan ini juga dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber yang makin pintar mencari celah untuk mencuri data dan uang nasabah.
Modus terbaru di Indonesia adalah penipuan mengirim SMS berisi link palsu dengan nomor yang tampak resmi dari bank. Cara ini disebut fake BTS, yaitu penjahat membuat sinyal palsu untuk mencegat SMS kode OTP sehingga mereka bisa menyamar sebagai bank.
Modus ini memungkinkan pelaku mengedit dan memanipulasi pesan sebelum akhirnya dikirim kembali ke korban. SMS tersebut berisi link ke situs phishing yang sangat mirip dengan website resmi bank agar korban percaya dan memasukkan data penting.
Untuk menghindari penipuan ini, nasabah disarankan tidak langsung klik link yang diterima lewat SMS atau WhatsApp. Sebaiknya ketik sendiri alamat website bank di browser dan periksa kemungkinan alamat yang tersembunyi dengan menyalin link terlebih dahulu.
Dengan waspada dan mengikuti langkah ini, pengguna mobile banking dapat melindungi diri dari kehilangan uang dan pencurian data akibat serangan siber yang semakin canggih menggunakan teknik fake BTS.
Analisis Ahli
Alfons Tanujaya
Teknik fake BTS memungkinkan penipu menyamarkan nomor resmi bank dan melakukan man-in-the-middle attack sehingga sangat berbahaya. Pengguna harus menolak langsung mengklik link dan selalu verifikasi alamat website secara mandiri.

