Persaingan Ketat Stablecoin AS di Tengah Regulasi Baru dan Pasar Kripto yang Stagnan
Finansial
Mata Uang Kripto
19 Sep 2025
31 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Pertumbuhan pasar stablecoin terikat pada ekspansi pasar cryptocurrency secara keseluruhan.
Tether dan Circle bersaing untuk mengembangkan token yang sesuai dengan regulasi baru di AS.
Perusahaan fintech besar seperti PayPal, Robinhood, dan Revolut ikut meramaikan pasar dengan peluncuran token mereka sendiri.
Stablecoin adalah jenis cryptocurrency yang nilainya diikatkan ke aset lain, biasanya dolar AS, dan memainkan peran penting dalam pasar kripto sebagai sarana pembayaran dan transfer uang internasional. Meskipun sektor stablecoin telah tumbuh hingga 270 miliar dolar AS, nilai ini masih kurang dari 8% dari total kapitalisasi pasar kripto dan angka ini stabil sejak 2020.
Regulasi baru di Amerika Serikat yang mengatur stablecoin telah mendorong peluncuran sejumlah token baru yang mematuhi standar hukum terbaru. Misalnya, Tether berencana meluncurkan USAT yang sepenuhnya sesuai regulasi AS, berbeda dengan USDT yang cadangannya belum sepenuhnya mematuhi aturan AS.
Circle, yang mengelola USDC, stablecoin utama di pasar AS, kini menghadapi persaingan dari beberapa pemain baru termasuk Hyperliquid dan perusahaan fintech besar seperti PayPal, Robinhood, dan Revolut, yang turut meluncurkan stablecoin mereka sendiri. Persaingan ini mempertinggi dinamika di pasar stablecoin AS.
Sebagai respons terhadap kompetisi ini, Circle mengembangkan Arc, sebuah blockchain yang dirancang khusus untuk transaksi USDC agar meningkatkan kecepatan, keamanan, dan interoperabilitas, dengan tujuan menjaga dominasi USDC di ekosistem kripto.
Namun, analis memperingatkan bahwa tanpa pertumbuhan pasar kripto secara luas, kompetisi baru ini mungkin tidak akan menambah ukuran pasar stablecoin secara signifikan, melainkan hanya menggeser pangsa pasar di antara para pesaing yang ada.
Analisis Ahli
Nikolaos Panigirtzoglou
Pertumbuhan stablecoin sangat bergantung pada perluasan pasar kripto secara keseluruhan, sehingga tanpa ekspansi, persaingan lebih ke arah redistribusi pangsa pasar.