Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Perseteruan Harvard dan Trump: Dana Riset Miliaran Diblokir dan Perlahan Pulih

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (6mo ago) health-and-medicine (6mo ago)
19 Sep 2025
7 dibaca
2 menit
Perseteruan Harvard dan Trump: Dana Riset Miliaran Diblokir dan Perlahan Pulih

Rangkuman 15 Detik

Harvard berhasil mendapatkan kembali dana penelitiannya setelah keputusan pengadilan.
Pemerintah Trump berencana untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Masih ada ketidakpastian mengenai pemulihan penuh dana karena sistem pembayaran yang terpisah.
Pada bulan Mei, pemerintahan Presiden Donald Trump menghentikan sekitar 1.000 hibah penelitian yang diberikan kepada Universitas Harvard dengan total nilai lebih dari 2,8 miliar dolar AS. Langkah ini diambil karena pemerintah menuduh Harvard gagal melindungi mahasiswanya dari antisemitisme, namun tuduhan tersebut dianggap sebagai kedok oleh pengadilan. Pengadilan Massachusetts kemudian memutuskan bahwa penghentian hibah tersebut melanggar hak kebebasan berbicara Harvard dan memerintahkan agar dana hibah tersebut dikembalikan. Namun, meskipun keputusan sudah keluar, dana hibah dari beberapa lembaga seperti NIH masih belum sepenuhnya mengalir kembali ke Harvard karena kendala administratif. Secara khusus, dana hibah dari US National Science Foundation sudah mulai dicairkan kembali dan mengalir ke Harvard, memberikan sedikit kelegaan bagi para peneliti yang terdampak. Namun, dana dari US National Institutes of Health yang merupakan penyokong utama riset biomedis masih terhambat di sistem pembayaran yang berada di bawah Department of Health and Human Services. Harvard dan pemerintah AS meminta waktu tambahan kepada hakim untuk menyelesaikan masalah implementasi pemulihan dana tersebut. Pemerintahan Trump berencana mengajukan banding terhadap keputusan pengadilan, sehingga kasus ini mungkin akan terus bergulir hingga Mahkamah Agung AS mengambil keputusan akhir. Situasi ini menimbulkan ketidakpastian di kalangan peneliti Harvard dan menjadi simbol ketegangan politik terkait kebijakan pendidikan tinggi di AS. Pemblokiran dana secara tiba-tiba menciptakan kekhawatiran akan masa depan riset di universitas dan menimbulkan perdebatan tentang intervensi politik dalam dunia akademik.

Analisis Ahli

David Super
Pemerintah harus mematuhi perintah pengadilan sesegera mungkin dan penghentian pembayaran hibah tanpa alasan yang jelas bisa dianggap pelanggaran hukum.