Performa Saham The Trade Desk Turun, Investor Tunggu Laporan Keuangan
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
17 Sep 2025
252 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Trade Desk mengalami penurunan saham yang signifikan dalam sebulan terakhir.
Analisis menunjukkan bahwa revisi estimasi dapat mempengaruhi pergerakan saham dalam jangka pendek.
Rasio P/E Trade Desk menunjukkan bahwa perusahaan ini diperdagangkan dengan premium dibandingkan rata-rata industri.
Saham The Trade Desk ditutup pada harga 44,90 USD pada sesi perdagangan terbaru, turun 1,42% dibandingkan hari sebelumnya. Penurunan ini lebih besar dibandingkan indeks pasar utama seperti S&P 500, Dow, dan Nasdaq yang juga mengalami penurunan tetapi secara lebih ringan.
Dalam satu bulan terakhir, saham The Trade Desk mengalami penurunan sebesar 17,13%, sedangkan sektor Komputer dan Teknologi mengalami kenaikan 6,17%. Hal ini menunjukkan bahwa saham ini sedang tertinggal dibandingkan dengan industri dan pasar secara umum.
Perusahaan memperkirakan pendapatan kuartalan sebesar 718,44 juta USD yang merupakan kenaikan 14,4% dari periode tahun sebelumnya. EPS diperkirakan naik 7,32% menjadi 0,44 USD. Ini menjadi parameter penting yang akan diamati dalam pengumuman hasil kuartalan mendatang.
Untuk tahun penuh, Zacks Consensus memperkirakan EPS perusahaan sebesar 1,76 USD dan pendapatan 2,87 miliar USD, naik masing-masing 6,02% dan 17,32% dari tahun sebelumnya. Namun, estimasi pendapatan terkini mengalami penurunan 1,39% dalam satu bulan terakhir.
Valuasi saham The Trade Desk menunjukkan Forward P/E 25,82 lebih tinggi dari rata-rata industri yang 25,2, sementara PEG ratio 1,27 lebih rendah dibandingkan rata-rata industri 1,69. Peringkat Zacks saat ini adalah #3 (Hold), menunjukkan sikap berhati-hati bagi investor.
Analisis Ahli
Jim Cramer
The Trade Desk has a fundamentally strong business model but needs to prove consistent quarterly growth to regain investor confidence amid market volatility.Cathie Wood
Investing in digital advertising platforms like The Trade Desk is promising long-term, especially as digital ad spend accelerates, but short-term fluctuations are to be expected.