Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Menguji Memori Lewat Gerakan Mata: Cara Baru dan Mudah Memahami Ingatan

Sains
Neurosains and Psikologi
neuroscience-and-psychology (6mo ago) neuroscience-and-psychology (6mo ago)
16 Sep 2025
34 dibaca
2 menit
Menguji Memori Lewat Gerakan Mata: Cara Baru dan Mudah Memahami Ingatan

Rangkuman 15 Detik

Pelacakan gerakan mata menawarkan metode baru yang akurat untuk mengukur memori.
Metode ini sangat berguna bagi individu yang tidak dapat berbicara, termasuk pasien Alzheimer.
Teknologi ini dapat diimplementasikan dengan perangkat sederhana seperti laptop atau smartphone.
Memori biasanya diuji dengan mengajukan pertanyaan kepada seseorang tentang sesuatu yang pernah mereka lihat atau alami sebelumnya. Namun, cara ini tidak efektif bagi orang yang tidak bisa menjawab, seperti bayi atau pasien dengan gangguan bicara akibat cedera otak atau Alzheimer. Penelitian dari Tel Aviv University dan Ichilov Hospital menemukan bahwa gerakan mata kita tidak hanya membantu melihat, tapi juga menyimpan ingatan. Dengan melacak kemana seseorang melihat, kita bisa mengetahui apakah mereka mengingat sesuatu, bahkan jika mereka tidak bisa mengatakan itu secara langsung. Dalam penelitian ini, 145 peserta menonton video animasi dengan kejadian mengejutkan, seperti tikus yang tiba-tiba muncul. Ketika menonton video itu untuk kedua kalinya, mereka tanpa sadar mengarahkan mata ke tempat kejadian sebelum muncul, meskipun mereka mengatakan tidak ingat kejadian itu. Teknologi ini menggunakan kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi apakah seseorang pernah melihat video tersebut hanya dengan mengamati gerakan matanya selama beberapa detik. Yang hebat, ini bisa dilakukan menggunakan kamera biasa yang ada di laptop atau smartphone tanpa alat mahal. Metode ini sangat berguna untuk mengevaluasi memori orang yang tidak dapat berbicara, seperti bayi atau penderita Alzheimer lanjut. Ini membuka peluang baru bagi dokter dan peneliti untuk memahami memori manusia dengan lebih baik dan membantu diagnosis penyakit yang terkait dengan gangguan ingatan.

Analisis Ahli

Dr. Flavio Schmidig
Penilaian memori melalui pengamatan gerakan mata memungkinkan pengujian yang lebih alami tanpa tekanan verbal, memperluas cakupan diagnosis pada kelompok yang sulit dinilai.
Daniel Yamin
Integrasi AI dalam pelacakan mata membuka pintu untuk deteksi memori secara otomatis dan akurat, menggabungkan teknologi terkini dengan ilmu saraf untuk aplikasi medis.