TLDR
Bayi dapat membentuk ingatan yang spesifik meskipun kita tidak dapat mengingatnya. Amnésia infantil mungkin disebabkan oleh kesulitan dalam mengambil kembali ingatan yang tersimpan. Penelitian ini membuka kemungkinan untuk memahami lebih lanjut tentang ingatan dan kehilangan ingatan pada orang dewasa. Pertemuan keluarga sering kali diisi dengan cerita tentang masa kecil kita, tetapi banyak dari kita tidak bisa mengingatnya. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kita mungkin tidak benar-benar kehilangan ingatan tersebut, melainkan kesulitan untuk mengingatnya. Sebuah studi yang dipimpin oleh Tristan Yates menggunakan pemindaian fMRI untuk mempelajari otak bayi berusia 4 hingga 25 bulan. Hasilnya menunjukkan bahwa otak bayi sudah mampu menyimpan ingatan spesifik sejak usia 12 bulan, meskipun kita tidak bisa mengingatnya saat dewasa.Fenomena tidak bisa mengingat masa kecil ini disebut amnesia infantil. Selama ini, para ilmuwan berpikir bahwa ini disebabkan oleh perkembangan hippocampus yang belum matang, yang penting untuk membentuk ingatan. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa ingatan tersebut mungkin ada, tetapi sulit diakses seiring bertambahnya usia. Ini membuka kemungkinan bahwa ingatan yang hilang pada orang dewasa juga bisa disembunyikan dan mungkin bisa diakses kembali dengan pemicu tertentu. Penelitian ini membantu kita memahami lebih dalam tentang cara kerja ingatan dan kompleksitas otak manusia, bahkan pada usia yang sangat muda.