Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Stabilitas Keuangan Aman, Stablecoin Bukan Ancaman Bagi Bank Tradisional

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
News Publisher
16 Sep 2025
83 dibaca
2 menit
Stabilitas Keuangan Aman, Stablecoin Bukan Ancaman Bagi Bank Tradisional

TLDR

Stabilcoin diakui sebagai alat pembayaran efisien yang tidak mengancam sistem keuangan.
Bank harus beradaptasi dengan teknologi baru daripada menolak inovasi yang dapat menguntungkan mereka.
Kekhawatiran tentang stabilcoin lebih berkaitan dengan perlindungan pendapatan bank daripada risiko nyata terhadap stabilitas keuangan.
Ada klaim kuat dari sektor perbankan Amerika Serikat yang menganggap stablecoin sebagai ancaman bagi stabilitas keuangan karena bisa menyebabkan penarikan besar-besaran dana dari bank. Namun, Faryar Shirzad, petinggi Coinbase, membantah hal tersebut dan menganggap klaim itu hanyalah mitos yang dibuat untuk melindungi bisnis pembayaran bank.Menurut Shirzad, analisis terbaru menunjukkan tidak ada bukti signifikan yang mengaitkan pertumbuhan stablecoin dengan penurunan kredit deposito di bank komunitas. Ia juga menyoroti bank besar yang tetap menyimpan triliunan dolar di Federal Reserve, menandakan mereka tidak berusaha memperebutkan dana pelanggan dengan memberikan suku bunga lebih kompetitif.Stablecoin adalah token digital yang nilainya dipatok pada aset nyata seperti dolar AS dan banyak digunakan untuk transaksi pembayaran cepat, khususnya dalam perdagangan aset digital dan transfer internasional. Dengan memanfaatkan stablecoin, transaksi menjadi lebih murah dan lebih cepat dibandingkan metode perbankan tradisional yang mahal dan lambat.Shirzad juga menekankan total pasar stablecoin yang sekitar 290 miliar dolar AS, tidak sejalan dengan prediksi yang menyebutkan triliunan dana bisa mengalir keluar dari sistem perbankan. Ia berpendapat stablecoin bukan produk simpanan jangka panjang, melainkan alat pembayaran yang mempermudah transaksi di berbagai sektor.Sebagai respons terhadap potensi risiko, Bank of England mempertimbangkan pembatasan kepemilikan stablecoin dengan batasan yang ketat untuk individu maupun perusahaan guna menghindari gangguan stabilitas keuangan. Namun, Shirzad mendorong banks agar mengadopsi teknologi stablecoin demi mempercepat proses settlement dan mengurangi biaya perbankan koresponden.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.