Ketatnya Batas Kepemilikan Stablecoin Bank of England Dikecam Industri Kripto Inggris
Finansial
Mata Uang Kripto
10 Okt 2025
43 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Batasan kepemilikan stablecoin oleh Bank of England menuai kritik dari industri crypto.
Ada usulan untuk memberikan pengecualian bagi entitas besar, tetapi banyak yang merasa itu tidak cukup.
Digital Securities Sandbox diharapkan dapat mendukung pengujian teknologi baru yang berkaitan dengan stablecoin.
Bank of England mengusulkan pembatasan kepemilikan stablecoin untuk bisnis dan individu dengan batas maksimal £10 juta dan £10.000-£20.000. Tujuan utamanya adalah menjaga stabilitas keuangan dan mencegah risiko yang mungkin muncul dari penggunaan stablecoin yang berlebihan.
Namun, banyak pelaku industri kripto Inggris menilai aturan ini terlalu ketat dan tidak praktis, terutama bagi pengguna ritel yang bisa memiliki banyak dompet digital. Para ahli mengatakan aturan ini sulit dikontrol dan bisa melanggar privasi pengguna.
Bank sentral Inggris kemudian menawarkan pengecualian bagi entitas besar seperti crypto-exchanges dan memasukkan stablecoin ke dalam Digital Securities Sandbox untuk mendukung inovasi teknologi pembayaran. Meski ada perubahan ini, industri masih meminta agar batasan tersebut segera dikaji ulang.
Para ahli dan pelaku industri berpendapat bahwa aturan ini bisa melemahkan posisi Inggris sebagai pusat keuangan inovatif dan menghambat pertumbuhan bisnis terkait stablecoin. Sebaliknya, pasar di Amerika Serikat berkembang pesat tanpa pembatasan serupa.
Kritik-kritik ini menandakan ketidaksepakatan antara upaya pemerintah melindungi stabilitas keuangan dengan kebutuhan industri inovasi yang fleksibel dan terbuka. Masa depan penggunaan stablecoin di Inggris tergantung pada bagaimana kebijakan ini disesuaikan agar cocok dengan perkembangan teknologi dan pasar.
Analisis Ahli
Simon Jennings
Menyatakan bahwa batas untuk pengguna ritel akan menjadi beban administratif yang mahal dan sulit dijalankan dengan efektif.Varun Paul
Menyampaikan bahwa karena sifat stablecoin sebagai aset pembawa, pemberlakuan batas menjadi tidak praktis dan bisa melanggar privasi jika data harus dibagikan antar penyedia dompet.Asher Tan
Mengkhawatirkan bahwa batasan ini akan menekan inovasi stablecoin Inggris dan membuat negara ini kalah bersaing dengan Amerika Serikat.