Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Persaingan Meningkat, Saham The Trade Desk Tertekan Karena Kesepakatan Baru Netflix-Amazon

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (6mo ago) investment-and-capital-markets (6mo ago)
12 Sep 2025
210 dibaca
2 menit
Persaingan Meningkat, Saham The Trade Desk Tertekan Karena Kesepakatan Baru Netflix-Amazon

Rangkuman 15 Detik

Kemitraan Netflix dengan Amazon meningkatkan persaingan di pasar iklan programatik.
Pertumbuhan The Trade Desk melambat, menimbulkan kekhawatiran bagi investor.
Valuasi tinggi dari saham The Trade Desk membuatnya rentan terhadap risiko eksekusi dan tekanan harga.
The Trade Desk adalah perusahaan teknologi iklan digital yang membantu merek dan agen membeli iklan di internet terbuka. Baru-baru ini, Netflix mengumumkan bahwa mulai akhir tahun 2025, pengiklan dapat membeli iklan di Netflix secara programmatic melalui platform Amazon, menambah kompetisi langsung dengan The Trade Desk, khususnya di segmen connected TV. Meskipun pendapatan The Trade Desk terus tumbuh, dengan capaian 694 juta dolar AS di kuartal kedua 2025 dan margin EBITDA sekitar 39%, kecepatan pertumbuhan mulai melambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Perusahaan memperkirakan pertumbuhan pendapatan kuartal ketiga sekitar 14% tahun ke tahun, lebih rendah dari kuartal-kuartal awal 2025. Persaingan dari platform besar seperti Amazon bisa mengurangi kekuatan harga dan pangsa pasar The Trade Desk. Amazon dapat menurunkan biaya untuk memenangkan anggaran iklan Netflix dan memonetisasi melalui layanan Prime Video mereka, sehingga menimbulkan risiko tekanan harga yang lebih besar bagi The Trade Desk. Meski demikian, The Trade Desk masih memegang posisi kuat dengan tingkat retensi pelanggan di atas 95% dan terus mengembangkan teknologi iklan seperti Kokai dan OpenPath untuk meningkatkan transparansi dan hasil iklan bagi pengiklan serta penerbit. Valuasi saham The Trade Desk saat ini berada di level harga yang sangat tinggi, yang mengasumsikan pertumbuhan stabil tanpa tekanan margin. Investor diimbau untuk berhati-hati dan menunggu bukti bahwa perusahaan dapat mempertahankan pertumbuhan dan mempertahankan pangsa pasar di tengah persaingan yang semakin ketat.

Analisis Ahli

Daniel Sparks
Penurunan saham The Trade Desk dianggap wajar karena risiko persaingan dan perlambatan pertumbuhan yang mulai terasa, meskipun bisnis dasar perusahaan masih kuat.