Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Fosil Dinosaurus di Brasil Ungkap Penyakit Tulang Mematikan 80 Juta Tahun Lalu

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (6mo ago) health-and-medicine (6mo ago)
08 Sep 2025
213 dibaca
2 menit
Fosil Dinosaurus di Brasil Ungkap Penyakit Tulang Mematikan 80 Juta Tahun Lalu

Rangkuman 15 Detik

Osteomielitis adalah penyakit tulang yang dapat mempengaruhi dinosaurus, termasuk sauropoda.
Penelitian ini mengungkapkan tiga bentuk baru osteomielitis yang sebelumnya tidak didokumentasikan.
Lingkungan di masa lalu mungkin berperan dalam penyebaran patogen yang menyebabkan infeksi ini.
Penelitian terbaru menemukan bahwa dinosaurus sauropoda yang hidup sekitar 80 juta tahun lalu di wilayah Brasil mengalami infeksi tulang serius bernama osteomielitis. Penemuan ini berasal dari fosil yang ditemukan di Ibirá, São Paulo, yang menunjukkan penyakit ini memengaruhi beberapa individu dengan tingkat keparahan berbeda. Para ilmuwan menggunakan teknologi mikroskop canggih seperti scanning electron microscope (SEM) dan stereomikroskop untuk menganalisis kerusakan pada tulang yang ditemukan. Hasilnya menunjukkan tidak ada tanda bahwa tulang tersebut pernah sembuh, menandakan bahwa dinosaurus-dinosaurus ini meninggal saat penyakit masih aktif. Lesi yang ditemukan berbentuk berbagai pola seperti benjolan kecil, pola sidik jari, hingga tanda bulat besar. Ini membuktikan bahwa osteomielitis bisa muncul dalam bentuk yang berbeda-beda, termasuk kerusakan yang mencapai dari sumsum tulang hingga permukaan luar tulang. Lingkungan pada zamannya yang kering dengan sungai lambat dan kolam air tergenang diduga menjadi tempat ideal berkembangnya patogen penyebab infeksi ini. Penyakit mungkin menyebar lewat nyamuk atau lewat air yang diminum oleh hewan seperti dinosaurus, kura-kura, dan hewan mirip buaya masa itu. Temuan ini memperdalam pemahaman kita tentang bagaimana penyakit kuno berkembang pada dinosaurus dan bagaimana faktor lingkungan berperan sangat penting dalam kesehatan fauna prasejarah, membuka jalan untuk penelitian paleopatologi yang lebih luas di masa depan.

Analisis Ahli

Tito Aureliano
Studi ini memperlihatkan bahwa osteomielitis memiliki variasi yang belum terdokumentasi sebelumnya pada dinosaurus, yang dapat memberikan indikasi bagaimana penyakit ini berkembang dan memengaruhi organisme di ekosistem purba.