Mengapa Anda Sebaiknya Tunggu Harga Saham The Trade Desk Turun Dulu
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
07 Sep 2025
293 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Pertumbuhan pendapatan The Trade Desk melambat dan menghadapi tantangan di paruh kedua tahun ini.
Persaingan dari raksasa teknologi seperti Alphabet dan Amazon semakin ketat dalam pasar periklanan.
Valuasi saham The Trade Desk saat ini dianggap premium, sehingga waktu yang tepat untuk membeli mungkin diperlukan.
The Trade Desk mengalami penurunan harga saham yang signifikan meskipun laporan kuartal kedua menunjukkan kenaikan pendapatan sebesar 19% menjadi 694 juta dolar serta laba yang meningkat. Penurunan saham ini terutama disebabkan oleh faktor komparatif yang sulit, yakni pengeluaran iklan politik yang tinggi pada tahun sebelumnya, yang menyebabkan pertumbuhan kuartal berikutnya tampak melambat.
Pengeluaran iklan politik AS pada kuartal ketiga dan keempat 2023 menghasilkan perbandingan yang sangat sulit untuk pendapatan perusahaan tahun ini, sehingga diperkirakan pertumbuhan pendapatan kuartal ketiga dan keempat akan melambat, meskipun permintaan yang mendasarinya tetap sehat. Manajemen juga memperkirakan pertumbuhan nyata sekitar 18-20% tanpa efek pemilu politik.
Salah satu pendorong utama pertumbuhan The Trade Desk saat ini adalah saluran Connected TV (CTV) dan penggunaan platform Kokai yang sudah diadopsi oleh sebagian besar klien. Fitur-fitur AI juga meningkatkan performa kampanye iklan dan membuat pelanggan semakin tertarik, sehingga membantu perusahaan mempertahankan pangsa pasar di internet terbuka.
Meski demikian, The Trade Desk menghadapi tantangan berat dari kompetitor besar seperti Alphabet dan Amazon yang menginvestasikan besar-besaran di bidang iklan digital, yang dapat menekan harga dan margin. Selain itu, banyak merek besar saat ini menghadapi tekanan ekonomi seperti inflasi dan tarif yang berpotensi mengurangi anggaran iklan mereka.
Karena valuasi saham The Trade Desk saat ini masih tergolong premium dan risiko pertumbuhan yang melambat, disarankan agar investor menunggu sampai harga saham lebih menarik, khususnya ketika rasio harga-terhadap-laba berada di kisaran pertengahan hingga tinggi 30-an, untuk mendapatkan margin keamanan yang lebih baik sebelum membeli.
Analisis Ahli
Daniel Sparks
Menyarankan menunggu waktu yang lebih tepat karena valuasi saat ini masih terlalu tinggi dan pertumbuhan akan melambat akibat faktor komparatif serta tekanan kompetitif.