Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Apple Berpotensi Naikkan Harga IPhone 17 Akibat Tarif Perdagangan AS

Teknologi
Gadgets dan Wearable
News Publisher
05 Sep 2025
1359 dibaca
2 menit
Apple Berpotensi Naikkan Harga IPhone 17 Akibat Tarif Perdagangan AS

TLDR

Harga iPhone 17 mungkin akan naik akibat pengaruh tarif perdagangan.
Tim Cook berhasil menjaga hubungan baik dengan Donald Trump untuk menghindari tarif yang lebih tinggi.
Apple menghadapi tantangan dalam mengelola biaya produksi dan mempertahankan daya saing di pasar.
Apple menghadapi tantangan dari kebijakan tarif perdagangan yang diberlakukan pemerintahan Trump sejak Februari 2025, yang menimbulkan risiko kenaikan harga produk mereka, terutama iPhone 17 yang akan dirilis. Sebagian besar produksi iPhone masih berada di Tiongkok, Vietnam, dan India, yang terkena tarif tersebut.CEO Apple, Tim Cook, berhasil membangun hubungan baik dengan Presiden Trump melalui investasi besar di Amerika Serikat dan pemberian plakat emas, sehingga Apple mendapat beberapa pengecualian tarif. Hal ini membantu perusahaan menekan biaya tarif lebih dari yang diperkirakan banyak pihak.Meski demikian, Apple tetap menanggung biaya tarif yang cukup besar, diperkirakan mencapai US$ 800 juta hingga kuartal kedua 2025 dan mungkin naik menjadi US$ 1,1 miliar. Biaya tarif tersebut berpotensi dibebankan kepada konsumen melalui kenaikan harga iPhone seri terbaru.Analis dari berbagai lembaga memperkirakan Apple akan menaikkan harga iPhone 17 sebesar sekitar US$ 50, dengan model baru yang lebih tipis dan ringan menggantikan model Plus. Kenaikan harga ini juga sejalan dengan tren kenaikan harga produk elektronik lain yang terdampak tarif, seperti konsol permainan Sony dan Microsoft.Apple saat ini belum memberi komentar resmi terkait potensi kenaikan harga, tetapi langkah diversifikasi rantai pasok dan hubungan politik yang kuat menunjukkan perusahaan berupaya menyeimbangkan antara biaya produksi dan daya tarik pasar, sehingga konsumen dan investor harus bersiap menghadapi harga yang lebih tinggi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.