Trump Ancang-Ancang Tarik Tarif Jika Apple Tak Pindahkan Produksi iPhone ke AS
Finansial
Kebijakan Fiskal
26 Mei 2025
151 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Donald Trump ingin memindahkan manufaktur iPhone ke AS untuk menciptakan lapangan pekerjaan.
Apple sedang berinvestasi di negara lain seperti India untuk diversifikasi manufaktur.
Penerapan tarif dapat berdampak negatif pada konsumen AS dengan meningkatkan harga iPhone.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Apple untuk memindahkan produksi iPhone ke negaranya. Jika tidak, Apple akan dikenakan tarif 25% pada penjualan iPhone di AS. Hal ini merupakan bagian dari upaya Trump untuk mengembangkan industri manufaktur lokal dan menciptakan lapangan kerja bagi warga AS.
Mayoritas produksi iPhone saat ini berada di China, namun Apple sudah mencoba memindahkan sebagian pabriknya ke India, Thailand, dan Vietnam. Walaupun begitu, Trump tidak puas dan menginginkan produksi berada di AS agar mendorong ekonomi dalam negeri.
Trump berdiskusi langsung dengan CEO Apple, Tim Cook, yang menyatakan bahwa Apple belum siap memproduksi di AS karena teknologi manufaktur robotik yang presisi belum tersedia. Pemerintah AS ingin produksi menggunakan automasi sehingga dapat mempekerjakan tenaga teknisi dan ahli mekanik.
Untuk memaksa Apple, Trump dapat menggunakan Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA) yang memberi kekuatan presiden mengenakan tarif setelah menyatakan keadaan darurat. Namun, kebijakan tarif khusus hanya untuk Apple dapat menciptakan ketidakadilan bagi pabrikan lain dan melemahkan tujuan membawa manufaktur ke AS.
Para analis dan ahli sepakat bahwa memindahkan produksi iPhone ke AS sangat sulit dan memakan waktu lama, bahkan harga iPhone bisa melonjak drastis hingga mencapai Rp 58.45 ribu (US$3.500) . Selain itu, tarif juga berisiko meningkatkan beban biaya bagi konsumen AS dan memperumit rantai pasokan Apple.
Analisis Ahli
Sally Stewart Laing
Tarif khusus perusahaan tidak jelas legalitasnya, dan memberi keuntungan pada pesaing Apple sehingga melemahkan tujuan pemerintah AS.Tim Meyer
Presiden dapat menggunakan keadaan darurat untuk memberlakukan tarif, tapi pengadilan kemungkinan besar tidak bisa meninjau keputusan ini.Dan Ives
Produksi iPhone di AS adalah hal yang sulit dan mahal, harga bisa naik sampai US$3.500 per unit.Brett House
Tarif akan meningkatkan biaya konsumen dan memperumit rantai pasokan Apple, tidak baik bagi pengguna di AS.

