Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Peluang Bullish Bitcoin di Tengah Pelemahan Dolar dan Kenaikan Inflasi

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (7mo ago) cryptocurrency (7mo ago)
04 Sep 2025
216 dibaca
2 menit
Peluang Bullish Bitcoin di Tengah Pelemahan Dolar dan Kenaikan Inflasi

Rangkuman 15 Detik

Dolar AS mengalami penurunan yang signifikan, yang berpotensi mendorong investor ke Bitcoin.
Yield curve yang semakin curam dapat menunjukkan ekspektasi inflasi yang lebih tinggi.
Ada kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve di tengah tekanan politik untuk menurunkan suku bunga.
Nilai dolar AS telah mengalami penurunan signifikan sebesar 11% sejak paruh pertama tahun ini, yang merupakan penurunan terbesar sejak tahun 1973. Ini membuat investor mulai memikirkan alternatif lain untuk melindungi nilai kekayaan mereka dari pelemahan dolar. Harga emas telah mencapai rekor tertinggi di angka Rp 59.75 juta ($3,578) pada awal September, menandakan bahwa banyak investor mulai mengalihkan dana mereka ke aset yang dianggap aman. Hal ini menunjukkan kepercayaan besar terhadap emas sebagai lindung nilai melawan inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Sementara itu, pasar obligasi global mengalami penjualan besar-besaran yang menyebabkan hasil obligasi jangka panjang naik, sehingga kurva hasil menjadi lebih curam. Kondisi ini mencerminkan ekspektasi inflasi yang meningkat dan kepercayaan pasar terhadap pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Tekanan politik terhadap Federal Reserve, termasuk dari Presiden Donald Trump, menimbulkan kekhawatiran tentang independensi bank sentral AS, yang berdampak pada fluktuasi pasar dan strategi investasi para pelaku pasar keuangan. Bitcoin telah menunjukkan kinerja positif dengan return sekitar 96% tahun ini, meskipun sempat turun dari rekor tertingginya. Kombinasi pelemahan dolar, kenaikan inflasi, dan ketidakpastian ekonomi mendukung narasi bahwa Bitcoin dapat menjadi aset pilihan untuk siklus bullish baru dalam pasar kripto.

Analisis Ahli

Stephen Gregory
Investasi institusional pada emas dan aset dengan pasokan terbatas seperti Bitcoin dan Ethereum menjadi respons alami terhadap melemahnya dolar AS.
Robin Brooks
Kenaikan hasil obligasi jangka panjang dalam siklus pelonggaran Federal Reserve adalah fenomena langka yang menunjukkan kekhawatiran inflasi dan risiko pertumbuhan ekonomi jangka panjang.