Bitcoin dan Emas Terus Melonjak di Tengah Ketidakpastian Ekonomi AS
Finansial
Mata Uang Kripto
08 Okt 2025
262 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Bitcoin mengalami penurunan harga tetapi masih dipandang sebagai aset yang menjanjikan.
Investor semakin melihat Bitcoin sebagai alternatif untuk melindungi nilai kekayaan mereka.
Kondisi ekonomi global dan kebijakan fiskal AS berkontribusi pada meningkatnya minat terhadap aset digital.
Bitcoin kembali mencuat setelah mencetak harga tertinggi baru, meskipun kemudian mengalami sedikit penurunan. Pada saat yang sama, harga emas mencatat rekor tertinggi baru di atas Rp 66.80 ribu ($4.000) per ons. Kenaikan ini terjadi seiring dengan ketidakpastian yang terus melanda perekonomian Amerika Serikat dan dunia secara umum.
Para analis percaya bahwa Bitcoin dan emas semakin dipandang sebagai aset yang aman untuk melindungi nilai kekayaan. Hal ini terutama terjadi karena kekhawatiran terhadap kebijakan ekonomi AS yang tidak pasti dan potensi melemahnya nilai dolar sebagai mata uang global utama setelah Perang Dunia II.
Beberapa ahli, seperti Gerry O'Shea dari Hashdex Asset Management, memperkirakan Bitcoin bisa mencapai harga Rp 2.34 juta ($140.000) pada akhir tahun. Mereka melihat tren investor yang beralih ke aset lindung nilai sebagai alasan utama kenaikan ini, dengan Bitcoin dianggap sebagai aset bernilai yang tak terikat oleh batas negara.
Selain itu, Dilin Wu dari Pepperstone menyatakan bahwa tren ini diperkirakan akan berlanjut setidaknya dalam jangka waktu 6 hingga 18 bulan. Faktor pendorongnya antara lain defisit fiskal Amerika yang membengkak, tingkat utang yang tinggi, suku bunga riil yang rendah, dan kebijakan moneter yang longgar.
Aliran dana yang masuk ke produk investasi Bitcoin, termasuk ETF di Amerika Serikat, telah mencapai rekor tertinggi. Hal ini menandakan semakin meningkatnya kepercayaan investor institusional terhadap Bitcoin sebagai aset lindung nilai, terutama di tengah risiko penurunan nilai mata uang fiat dan ketidakpastian pasar saham.
Analisis Ahli
Gerry O'Shea
Bitcoin akan terus menguat karena narasinya sebagai aset nilai tanpa batas yang tahan terhadap kebijakan fiskal pemerintah yang tidak bertanggung jawab.Dilin Wu
Perdagangan debasemen masih berlanjut selama 6-18 bulan ke depan dengan Bitcoin dianggap sebagai safe haven digital dan mendapat dukungan arus masuk institusional.