AI summary
Bitcoin mengalami penurunan harga akibat ketegangan perdagangan global. Ada harapan untuk pemulihan harga Bitcoin berkat dukungan dari institusi dan indikator teknikal. Laporan dari Ark Invest dan Fidelity menunjukkan adanya permintaan yang kuat untuk Bitcoin di pasar. Harga bitcoin turun tajam setelah ketegangan perdagangan antara AS dan China meningkat, membuat aset kripto ini kehilangan sebagian besar keuntungan tahun ini. Penurunan sekitar 7% sejak awal minggu menunjukkan bahwa bitcoin jatuh ke level mendekati 100.000 dolar AS. Saham perusahaan yang berkaitan dengan bitcoin juga terpengaruh dan mengalami penurunan nilai.Pasar mulai meninggalkan narasi bitcoin sebagai aset pelindung nilai, terutama karena harga emas yang naik ke rekor baru menarik minat investor. Emas dianggap sebagai alternatif aset aman yang sedang naik daun menggantikan posisi bitcoin. Hal ini membuat harga bitcoin lebih dilihat sebagai aset berisiko daripada tempat berteduh finansial.Beberapa analis, seperti Ben Cowen, menunjukkan bahwa secara teknikal harga bitcoin masih memiliki sokongan di rata-rata pergerakan 50-minggu yang ada di sekitar 100.000 dolar AS. Ini bisa menjadi level penting yang akan menentukan apakah harga akan kembali naik atau turun lebih jauh.Laporan dari perusahaan investasi ternama seperti Ark Invest dan Fidelity memberikan sentimen positif terhadap bitcoin. Mereka menyebutkan adanya peningkatan kepemilikan dari perusahaan publik dan kondisi pasar derivatif yang sehat sebagai indikator bahwa bitcoin masih memiliki peluang untuk tumbuh di masa mendatang.Matt Hougan dari Bitwise menyatakan bahwa pasar kripto kemungkinan akan bertahan dari kondisi negatif saat ini karena tidak ada kegagalan besar yang terjadi dan para investor profesional masih melakukan investasi dengan hati-hati. Meskipun pasar mungkin sedikit tidak stabil dalam waktu dekat, potensi jangka panjang bitcoin tetap optimis.
Penurunan harga bitcoin yang dipicu ketegangan perdagangan menunjukkan bahwa pasar kripto masih sangat sensitif terhadap faktor makroekonomi global. Namun, dukungan dari indikator teknikal dan minat institusional menunjukkan bahwa penurunan ini mungkin merupakan koreksi sehat dalam siklus pasar yang lebih besar dan bukan sinyal kehancuran jangka panjang.