AI summary
Investor khawatir tentang panduan pendapatan yang menunjukkan perlambatan pertumbuhan. Figma memiliki potensi besar di pasar alat desain digital, terutama dengan kemajuan AI. Meskipun saham Figma turun, bisa jadi peluang bagi investor jangka panjang jika harganya lebih murah. Saham Figma melonjak tajam pada hari pertama IPO dengan harga mencapai lebih dari tiga kali lipat harga penawaran awal. Namun, sejak itu saham ini mengalami penurunan yang signifikan hingga sekitar 57% dari harga tertinggi tersebut, membuat para investor merasa kurang yakin terhadap prospek jangka pendek perusahaan.Pada kuartal kedua tahun 2025, Figma melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 41% dan kenaikan laba bersih non-GAAP sebesar 39%. Meskipun pertumbuhan tersebut cukup baik, proyeksi pendapatan kuartal ketiga yang hanya tumbuh sebesar 33% dianggap lebih lemah dari sebelumnya, yang menjadi alasan penurunan kepercayaan investor.Valuasi Figma tampak sangat mahal dengan rasio harga terhadap penjualan sebesar hampir 30 dan forward earnings multiple sebesar 285. Selain itu, sekitar 54% saham Figma masih terkunci dengan perjanjian lockup yang membatasi penjualan saham secara besar-besaran hingga pertengahan 2026, sehingga tekanan harga kemungkinan akan terus terjadi.Figma memiliki total addressable market yang sangat besar, diperkirakan mencapai 33 miliar dolar AS, yang dapat bertambah seiring dengan kemajuan teknologi AI. Perusahaan sudah mulai mengintegrasikan AI dalam produk mereka, dan banyak pelanggan menggunakan AI generatif untuk membuat desain lebih mudah dan cepat yang menjadi peluang pertumbuhan utama.Figma juga memiliki basis pelanggan yang kuat dengan 450.000 pelanggan yang membayar dan meningkatnya pelanggan dengan pendapatan tahunan yang besar. Dengan rencana meluncurkan empat produk baru yang sedang dalam fase beta, Figma berpeluang memperbesar pangsa pasar dan meraih lebih banyak pelanggan di masa depan.
Meskipun valuasi Figma saat ini terlihat sangat tinggi dan berisiko untuk investor jangka pendek, kombinasi kekuatan pasar dan inovasi berbasis AI memberikan prospek jangka panjang yang menarik. Investor pintar sebaiknya bersabar dan mengawasi pergerakan harga untuk masuk pada saat valuasi lebih wajar.