Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Maisa AI Optimalkan Otomatisasi Perusahaan dengan Agen AI yang Terpercaya

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
startups (6mo ago) startups (6mo ago)
28 Agt 2025
252 dibaca
2 menit
Maisa AI Optimalkan Otomatisasi Perusahaan dengan Agen AI yang Terpercaya

Rangkuman 15 Detik

Maisa AI menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan AI untuk automasi perusahaan.
Sistem HALP dan KPU yang dikembangkan oleh Maisa bertujuan untuk mengatasi masalah halusinasi dan meningkatkan keandalan hasil.
Dengan dukungan dari investor terkemuka, Maisa AI berencana untuk memperluas operasionalnya secara global dan memenuhi kebutuhan sektor yang diatur.
Banyak perusahaan mengalami kegagalan saat mencoba menggunakan AI generatif, dengan angka kegagalan mencapai 95% menurut sebuah laporan dari MIT. Hal ini menunjukkan bahwa AI generatif yang biasa dipakai sering tidak memberikan hasil yang dapat diandalkan, sehingga dibutuhkan solusi baru yang lebih aman dan mudah diawasi manusia. Maisa AI, sebuah startup yang baru berumur satu tahun, hadir dengan pendekatan yang berbeda. Mereka mengembangkan platform yang memungkinkan AI untuk membangun proses kerja langkah demi langkah, bukan langsung memberikan jawaban, sehingga lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Pendiri Maisa AI, David Villalón dan Manuel Romero, membawa pengalaman dari startup sebelumnya untuk fokus mengatasi masalah kesalahan AI atau halusinasi. Mereka menciptakan metode HALP yang menggabungkan supervisi manusia dalam proses kerja AI agar bisa lebih tepat dan mudah diawasi. Dalam pendanaan terbarunya senilai 25 juta dolar, dipimpin oleh VC asal Eropa, Maisa meluncurkan Maisa Studio, yang merupakan platform self-serve yang dapat dipakai perusahaan untuk meluncurkan pekerja digital yang dilatih menggunakan bahasa alami. Platform ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan besar di sektor keuangan, otomotif, dan energi. Maisa AI berharap dengan solusi mereka yang dapat dijalankan baik di cloud aman maupun on-premise, mereka bisa menggeser pendekatan RPA tradisional ke arah otomatisasi yang lebih fleksibel dan terkontrol, serta mendukung ekspansi ke banyak negara dengan menambah jumlah karyawan hingga 65 orang di tahun 2026.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Agentic AI systems that incorporate human interaction and transparency are essential steps forward to make AI truly useful and safe in enterprise applications.
Fei-Fei Li
Reducing AI hallucinations with deterministic components like Maisa’s KPU is vital for building trust in mission-critical environments.