Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Teknologi Baru China Produksi Helium Paling Murni 99,99997% Dari Gas Alam Rendah

Sains
Fisika dan Kimia
News Publisher
28 Agt 2025
1494 dibaca
2 menit
Teknologi Baru China Produksi Helium Paling Murni 99,99997% Dari Gas Alam Rendah

TLDR

Vacree Technologies telah mencapai kemurnian helium yang sangat tinggi dengan teknologi baru.
Teknologi ini dapat mengurangi ketergantungan China pada impor helium.
Permintaan global untuk helium diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2035.
Helium adalah gas penting yang digunakan untuk berbagai teknologi canggih, seperti akselerator partikel dan MRI, yang membutuhkan helium ultra-murni agar bisa berfungsi secara optimal. Namun, menghasilkan helium dengan tingkat kemurnian tinggi sangat sulit, terutama di China karena kadar helium di sumber gas alam relatif rendah dibandingkan negara lain.Vacree Technologies, perusahaan teknologi cryogenic dan vakum di Yan’an, China, berhasil mengembangkan teknologi baru yang dapat menghasilkan helium dengan kemurnian 99,99997 persen, yang dikenal sebagai kualitas 6N9. Produksi sistem ini bisa berjalan secara kontinyu dan menghasilkan hingga 400.000 meter kubik helium ultra-murni setiap tahunnya.Teknologi ini menggabungkan beberapa proses, seperti dehidrogenasi katalitik untuk menghilangkan hidrogen, membran dan adsorpsi tekanan siklik untuk saring gas lain, serta penyulingan suhu sangat rendah untuk menghilangkan neon. Metode ini sudah dinilai setara dengan standar dunia oleh pihak ketiga.China menghadapi kendala besar karena kadar helium di gas alamnya hanya 0,03-0,05 persen, sangat jauh dibandingkan lapangan gas di luar negeri yang bisa mencapai 1-7 persen. Karena itu, produksi helium ultra-murni di dalam negeri sulit dan negara ini lebih banyak mengimpor helium dari luar yang harganya mahal.Dengan adanya teknologi baru ini, China bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan helium berkualitas tinggi yang sangat penting untuk teknologi dan keamanan nasional. Permintaan helium dunia diperkirakan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2035, sehingga inovasi ini sangat strategis untuk masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.